Satu Untuk Semua

Pernah Tiga Hari Tidak Mandi

□ Rutan Tebing Tinggi Sering Krisis Air Bersih

Silampari Online,

EMPAT LAWANG- Terjadinya krisis air bersih ternyata seribg dialamai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Baru-baru ini, ratusan pemghuni Rutan ini, terpaksa tidak mandi selama tiga hari berturut-turut, lantaran pasokan air PDAM Empat Lawang terhenti karena ada gangguan pipa distribusi.

Tentu saja terputusnya pasokan air bersih ini membuat petugas di Rutan Tebing Tinggi, kalang-kabut mencari alternatif pasokan air bersih untuk keperluan mencuci barang-barang milik para warga binaan.

“Baru beberapa hari lalu kejadiannya, gara-gara air PDAM mati, kita di sini kalang kabut. Terpaksa beli air tanki ke masyarakat,” ungkap Kepala Rutan Tebing Tinggi, Yudhi Khairudin saat dibincangi Harian Silampari, Selasa (22/5).

Dikatakannya, di dalam Rutan Tebing Tinggi, ada sumur gali satu unit, namun itu tidak bisa digunakan untuk keperluan mandi dan mencuci. Sebab, tidak akan cukup dengan kondisi warga binaan yang berjumlah ratusan orang tersebut. “Saat ini, andalan kita cuma pada pasokan air PDAM, kalu pasokannya macet, tentu sangat berdampak pada seluruh warga binaan kita,” ujarnya.

Karena itu lanjut Yudhi, pihaknya sangat berharap jika Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, dapat membantu Rutan Tebing Tinggi, membangun sumur bor, untuk menanggulangi krisis air bersih di dalam Rutan Tebing Tinggi.

“Perlu diketahui, di dalam Rutan Tebing Tinggi ini, merupakan mayoritas warga Empat Lawang, adalah sangat wajar jika pemerintah membantu Rutan Tebing Tinggi, mengatasi masalah air bersih,” terangnya.

Memang, kata dia, pada tahun ini Pemkab Empat Lawang, telah banyak membantu pihak Rutan hingga saat ini. Seperti pada tahun ini, segera dilaksanakan proses pembangunan Masjid di dalam Rutan Tebing Tinggi, namun ternyata hanya bangunannya Masjidnya saja, pada sumur bornya tidak ada, padahal dalam usulan pihaknya yang disampaikan tahun lalu, ada item sumur bor, karena persoalan air bersih ini sudah cukup lama dialami Rutan Tebing Tinggi..

“Kita berharap, krisis air bersih di dalam Rutan Tebing Tinggi segera selesai dan jangan sampai menjadi pemicu permasalahan baru di dalam Rutan,” harapnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rasyid melalui Kabid Cipta Karya, Apriansyah Qolbi mengaku siap memperoses usulan pembangunan sumur bor di dalam Rutan, jika proposal disampaikan pihak Rutan Tebing Tinggi.

“Coba kita bantu, jika ada proposalnya nanti akan saya sampaikan ke Bindang Program, tapi tidak bisa cepat, ada proses dari Musrenbang hingga proses penganggarang, setidaknya baru bisa tahun depan,” kata Qolbi.

Dikatakannya, pada tahun anggaran 2018 ini, di dalam Rutan Tebing Tinggi, akan dibangun Masjid oleh pihaknya. Terkait apakah dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) bangunan tersebut ada sumur bornya, dia mengaku akan mempelajarinya terlebih dahulu.

“Saya akan tanya dulu dengan PPTK-nya, mudah-mudahan ada item sumur bor pada bangunan masjid itu,” harapnya. (HS-05)

Komentar
Loading...