PKL, Bekali Siswa Siap Kerja

    149
    PKL: Siswa kelas XI SMK Bukit Asam peserta Praktek Kerja Lapangan tahun 2019. Foto : SIGIT/ENIMEKS
    Advertisement

    Silampari Online,

    TANJUNG ENIM – Sebanyak 253 siswa kelas XI SMK Bukit Asam ikuti magang di dunia usaha dan dunia industri (Dudi) dalam wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Meliputi Kabupaten Muara Enim, Kota Prabumulih dan Kota Palembang.
    Pelepasan terhadap peserta didik yang mengikuti kegiatan magang, telah dilaksanakan pada Senin, 7 Januari, bertempat di halaman sekolah. Selain ditempatkan di berbagai perusahaan sektor industri otomotif. Sejumlah siswa juga ditempatkan di perusahaan pertambangan, dan pembangkit listrik.
    Kepala SMK Bukit Asam, Yayuk Sri Wahyuni Spd mengatakan, total ada sekitar 75 perusahaan mitra sekolah yang selama ini menjadi tempat magang peserta didik. Seluruh siswa ada 253 anak, dibagi 4 kompetensi, yakni otomotif, listrik, teknik komputer, dan pertambangan.
    “Tujuannya untuk menambah wawasan, ilmu dan pengetahuan di dunia industri. Serta memberikan pengalaman bekerja kepada anak-anak melalui program PKL (Praktek Kerja Lapangan),” kata Yayuk, Selasa (15/1).
    Dikatakan, berada di lingkungan industri para peserta didik menerima pengalaman baru. Mulai dari pergaulan sehari-hari, mengenai disiplin kerja, serta mendapatkan pengalaman kerja sesuai dengan kompetensi masing-masing. Selain menjadi program sekolah, PKL diselenggarakan untuk mempersiapkan para siswa memasuki dunia kerja setelah lulus nanti.
    “Targetnya setelah lulus anak-anak mendapatkan pekerjaan. Namun jika memilih untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi tidak ada masalah,” ucap dia.
    Lulusan SMK Bukit Asam, Yayuk menyebut, 80 persen memutuskan untuk bekerja, dan 20 persennya lagi melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Namun, pihak sekolah tetap menargetkan 100 persen alumninya bisa masuk dunia kerja.
    “Untuk itu kami menjalin hubungan baik dengan dunia industri, dan membuat bursa kerja di sekolah. Kami berharap semua lulusan bisa masuk dunia kerja, akan tetapi pada kenyataan, ada alumni yang melanjutkan kuliah, dan kita juga mendukung,” tukasnya. (git/EE)