Plesiran Harian Silampari ke Rejang Lebong

150
FOTO : BADRI/HARIAN SILAMPARI
FOTO BERSAMA : Kepala dinas Telekomunikasi dan Informatika Kabupaten Rejang Lebong Benni Irawan (batik kaganga merah)foto bersama dengan General Manager Harian Silampari Budi Santoso (sebelah kiri),Badri, Agus Hubya Handoyo (sebelah kanan) Aan Afriandi.
Advertisement

Silaturahmi Berbuah Ilmu Bermanfaat

Dampak dari perkembangan internet dan teknologi begitu pesat saat ini harus diiringi dengan perkembangan anak muda yang cerdas. Agar tidak sampai terjerat undang-undang ITE. Berikut Liputannya.

Badri-Rejang Lebong

Sesuai dengan jadwal Kamis menjelang siang (21/3) sekitar pukul 10.45 wib General Manager Harian Silampari Budi Santoso ditemani pimpinan Redaksi Agus Hubya Handoyo serta koordinator liputan Aan Afriandi tiba di Kabupaten Rejang Lebong. Rombongan langsung menuju ke Dinas Telekomunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk bersilaturahmi.

“Selamat siang pak ada yang bisa kami bantu,” sambut hangat seorang Pegawai Dinas Kominfo RL. Kemudian kami meminta izin untuk bertemu dengan kepala dinas sedang tak ada rapat sehingga kami langsung dipersilakan masuk.

” Silakan masuk ” kata Kepala Dinas Kominfo RL Benni Irawan seraya memperkenalkan diri kemudian kami juga memperkenalkan diri dan mulai berbincang-bincang dengan tujuan bersilaturahmi dari obrolan panjang tersebut terselip ilmu yang bermanfaat disampaikannya.

Di Kabupaten RL hingga saat ini sudah tersedia lima titik taman internet untuk anak-anak muda,pelajar dan mahasiswa sambil bersantai bisa mengerjakan tugas kuliahnya diantaranya di kawasan Masjid Agung Baiturahman jalan Sukowati Curup, Pasar Kuliner di lapangan Setia Negara dan Desa Belitar Muka. Namun dengan adanya taman internet ini tak terlepas dari pengaruh negatif yang bisa saja muncul sehingga harus dibentengi dengan kecerdasan.

” Perkembangan teknologi dan informasi serta internet. Banyak dampak bagi penggunanya. Nah, sebagai anak muda yang bermoral, harus cerdas dalam memilih informasi,jangan sampai kita termasuk orang yang menyebarkan berita bohong,(hoaxs) atau hingga terlibat dalam melanggar undang-undang ITE,” sampai Benni Irawan.

Selain itu, Benni juga menjelaskan, bahwa dengan pemanfaatan internet harusnya generasi milenial melihat peluang untuk mengasah kreativitas dan membuat inovasi baru bukan memanfaatkan teknologi ke arah negatif.

” Anak muda harus lihat potensi dari perkembangan internet. Jadi anak muda serta generasi millenial harus diasah kreativitasnya dan juga membuat inovasi baru dalam,termasuk penyelesaian tugas-tugasnya sebagai pelajar,pegawai ataupun mahasiswa,” papar Benni.

Selain itu,kuncinya sambung Benni ketika kita melihat berita yang terpampang di laman internet tentunya kita harus melihat terlebih dahulu apakah berita atau informasi yang disampaikan berita bohong,atau juga informasi bersifat dapat melanggar undang-undang ITE berlaku di Indonesia.

” Jadi jangan asal Like,Share dulu sebelum kita melihat informasi yang bermanfaat dan jika kiranya tidak bermanfaat atau sifatnya menjatuhkan seseorang maka maka tentunya kita harus bijak menyikapinya,” ajak Benni.

Sementara itu juga,peran media massa yang ikut mencerdaskan anak bangsa harus benar-benar diterapkan sehingga informasi yang disajikan menarik,wawasan,objektif sehingga para pembaca menambah ilmu pengetahuan dan informasi daerah yang bermanfaat.

” Tentunya juga para pembacanya tidak jenuh dengan informasi yang disampaikan ataupun para pembaca yang memang memburu informasi bermanfaat yang tersaji dalam surat kabar,” tutur Benni. (*)