Polda Sumsel Olah TKP Kasus Pengrusakan Brangkas Hotel

    227
    FOTO : ISTIMEWA
    PENGRUSAKANAnggota Polda Sumsel saat melakukan olah TKP kasus dugaan pengrusakan Brangkas di salah satu Hotel Jalan Yos Sudarso Taba Pingin, Jumat (11/1).
    Advertisement

    Silampari Online,

    LUBUKLINGGAU-Tim  Ditreskrimun Polda Sumsel dipimpin Kanit 2 Subdit1 Kamneg Kompol Yuskar Efendi (kanit) bersama Panit  AKP Hadi dan lima personel mendatangi salah satu hotel di jalan Yos Sudarso Taba Pingin. Mereka melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus dugaan pengrusakan brangkas dan pencurian uang senilai Rp 12 juta.

    Jumat (11/1) sekitar pukul 09.00 WIB, tim Polda Sumsel tiba di lokasi dan langsung melakukan tugasnya. Lebih kurang 30 menit, mereka mengolah TKP langsung menuju Polsek Lubuklinggau Timur dan meminta keterangan karyawan dan karyawati hotel.

    Disela-sela kegiataan itu, pelapor Dasrul, eks manager Hotel didampingi kuasa hukum Mujiburrahman, SH, MH kepada wartawan membenarkan, adanya tim polda Sumsel turun ke lokasi untuk olah TKP, berdasarkan laporan kliennya Dasrul ke Polda Sumsel.

    Mujiburrahman meminta Polda Sumsel agar dalam memproses kasus dugaan pengrusakan dan pencurian Brangkas Hotel sesuai prosedur dan aturan yang ada.
    “Kami akan mengawal kasus ini mulai pelaporan ke Polda hingga diproses persidangan nanti,” ujarnya.

    sebagaimana diinformasi media cetak regional menuyebutkan,   Kasus dugaaan tindak pencurian dan pengerusakan terjadi di salah satu hotel di Taba Pingin. 

    Sang manager, Dasrul (54) yang mengetahui tindakan tersebut langsung melapor ke Polda Sumsel, Senin (17/12). Dirinya saat kejadian pengerusakan sedang berada di Palembang dalam urusan bisnis, dan menerima kabar brangkas hotel dibobol.

    “Aku lagi di Palembang, kejadian terjadi sabtu kemarin. Tiba-tiba pegawai saya telpon kalau brangkas hotel di rusak dan duit di dalamnya sebesar Rp 12 juta dibawa kabur,” ujarnya.

    Kaget mengetahui kejadian dirinya langsung bertanya mengenai detail kejadian terhadap para pegawainya. Setelah diketahui, dirinya kaget yang merusak dan melakukan pencurian adalah sang Direktur Utama Hotel yang merupakan keponakannya.

    “Saya dapat kabar yang datang dan merusak adalah keponakan saya AD bersama Mr. AD sendiri menjabat Direktur Utama. Dia tinggal di Jakarta, datang memaksa masuk ke dalam ruangan saya dan membongkar brangkas hotel.”

    “Para pegawai hanya bisa melihat aksi yang dilakukan oleh sang direktur utama. Mereka menyongkel dengan obeng, sehingga brangkas tersebut rusak,” jelasnya.

    Akibat tindak pencurian tersebut uang hotel lenyap, dan berangkas tempat menyimpan dokumen rusak. Belum diketahui motifnya pencurian dan pengerusakan tersebut.

    Sementara, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini laporan tersebut tengah ditindak lanjuti untuk di proses.

    “Laporan sudah diterima, dan akan ditindak lanjuti, apakah ada tindak kriminal dalam kasus ini nanti akan diproses jika terbukti,” jelasnya. (HS-net)