Proses Buka Kotak Suara Masih Berlangsung

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Proses buka kotak surat suara DPR RI untuk 5 kecamatan di Kabupaten Empat Lawang masih berlangsung. Kotak surat suara yang disimpan dalam gudang satu persatu dikeluarkan.

Muat Lebih

Proses buka kotak ini sudah dilakukan sejak Kamis (27/6) sore dan terpantau pada Jumat (28/6) sekitar pukul 17.00 WIB, sudah 2 kecamatan yang sudah dibuka kotak surat suara dan diambil C1 plano, DAA1 dan DA1 plano.

Komisioner KPU Kabupaten Empat Lawang Devisi Teknis dan Penyelenggaraan, Abu Yamin menjelaskan, pembukaan kotak untuk pengambilan C1 plano, DA1 dan DAA1 plano sudah dilaksanakan sejak Kamis dan sampai hari ini (kemarin,red).

“Sudah 2 kecamatan yang sudah, Kecamatan Tebing Tinggi dan Pendopo Barat (Pobar). Sekarang masih proses buka kotak untuk Kecamatan Pendopo,” kata Abu Yamin didamping komisioner lainnya, Hendra Gunawan, Eskan Budiman dan Deby Yosiana.

Untuk Kecamatan Pobar, lanjut Abu, datanya lengkap. Namun data yang Tebing Tinggi masih 2 TPS yang belum ketemu, yakni Desa Terusan Baru TPS 2 dan Kelurahan Tanjung Makmur TPS 9.

“Untuk Pobar lengkap, Tebing Tinggi  masih 2 TPS lagi yang kurang dan sekarang masih proses yang Pendopo. Yang Tebing Tinggi akan kita cari lagi, tersimpan di kotak mana,” jelasnya.

Abu menargetkan proses buka kotak surat suara untuk 4 kecamatan hari ini selesai. Sehingga besok (hari ini, red) proses buka kotak Kecamatan Lintang Kanan yang posisinya berada di Palembang, di kantor KPU Sumsel.

Nanti komisioner KPU bersama perwakilan Bawaslu Empat Lawang dan pihak kepolisian bertolak ke Palembang untuk membuka kotak Lintang Kanan. Setelah C1 plano, DA1 dan DAA1 plano diambil dan dimasukkan ke kotak lainnya, maka akan dibawa ke KPU Empat Lawang.

“Setelah semuannya sudah diambil dan lengkap baru kami lakukan pencocokan data, yang disaksikan KPU Sumsel, Bawaslu, saksi-saksi parpol dan kepolisian. Kemungkinan pagi lusa (Minggu, red) sudah mulai pencocokan. Tempatnya di KPU Empat Lawang,” tuturnya.

Proses pembukaan kotak ini cukup menguras tenaga para petugas, karena hingga larut malam. “Kemarin (Kamis, red) sampai jam 12 malam. Hari ini (kemarin, red) kemungkinan sampai jam 12 malam juga. Tapi jika tidak terkejar, terpaksa untuk Muara Pinang dilaksanakan besok (hari ini, red),” tukasnya. (HS-05/Sumeks)