Rata-rata Perhari, 50 Orang Tukarkan Uang Baru

64
FOTO : AAN/HARIAN SILAMPARI
TUKAR : Warga masyarakat antusias tukarkan uang baru di Kantor Cabang BRI Lubuklinggau, Rabu (22/5)
Advertisement

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Antusias warga masyarakat dalam penukaran uang baru di BRI Cabang Lubuklinggau sangatlah tinggi. Hal itu, dibuktikan dengan sejak kemarin, Rabu (22/5) uang baru pecahan Rp 2 ribu dan Rp.5 ribu habis.

“Yang masih tersisa saat ini pecahan Rp10 ribu dan Rp 20 ribu. Namun, masyarakat jangan khawatir, hari ini, (kemarin red) sudah masuk lagi ke sebanyak Rp15 miliar. Jadi, warga jangan panik, kita sudah siapkan semuanya,”ungkap Asisten Manager Operasional BRI Lubuklinggau, Irfan kepada Harian Silampari, Rabu (22/5).

Dikatakannya, Rp 15 miliar itu juga dibagi lagi untuk perbankan yang ada di Kota Lubuklinggau. Untuk masing-masing perbankan mendapatkan jatah berbeda-beda, untuk BRI sendiri, sambung dia mendapatkan Rp4miliar.

Irfan mengakui, peningkatan penukaran uang baru di BRI meningkat sejak tanggal 20 Mei kemarin. Rata-rata transaksi penukaran uang di BRI Lubuklinggau sebanyak 40 hingga 50 orang perhari. Sebab, kenaikan itu juga dipicu lebaran tinggal hanya menghitung ahri lagi.

“Insyaallah, Jumat kita sudah mulai lagi melayani penukaran uang baru ini, karena baru masuk dan harus dihitung dulu,”kata Irfan.

Dirinya memperkirakan Rp4 miliar ini akan bertahan paling lama 2 hingga 3 hari kedepan setelah layanan penukaran uang baru dibuka kembali Jumat. “Kalau melihat tingkat antusias warga menukarkankan, paling dua hari habis,”katanya.

Untuk pelayanan teller penukaran uang baru, tidak ada khususannya, semua teller bisa dilakukan penukaran uang baru. “Kita menyediakan tiga teller penukaran uang baru sekaligus layanan lainnya. Jadi, kalau kita khususkan satu maka, nambah panjang antrinya,”ucapnya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya membatasi untuk penukaran uang baru dalam jumlah yang besar. Setiap penukaran uang baru dibatasi hingga Rp1 hingga Rp2 juta perorang.

“Biar dapatnya sama rata. Kadang-kadang ada juga oknum tidak bertanggungjawab, mereka menukarkan uang baru nanti dijual lagi pada orang lain. Kami tidak ingin hal itu terjadi. Jadi, biar nasabah mendapatkankan sama rata,”terangnya.

Irfan mengimbau pada warga masyarakat untuk menghindari calo atau pungli dalam menukarkan uang kecil ataupun uang baru diseluruh kota lubuklinggau, karena BI telah memberi jatah untuk Kota Lubuklinggau.(HS-01)