Satu Untuk Semua

Rencanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

Silampari Online,

MUSI RAWAS- Guna meningkatkan kapasitas aparatur Desa baik Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan perangkat Desa akan diberikan pelatihan. Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) Kabupaten Musi Rawas (Mura), H Mefta Jhoni melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintah Desa (Pemdes), Rian Pratama saat diwawancarai Harian Silampari, Rabu (16/5) di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, bahwa pasca lebaran mendatang pihaknya merencanakan untuk menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur bagi BPD dan Perangkat Desa yang ada di Bumi Lan Serasan Sekentenan.

“Untuk pelatihan ini nanti sifatnya tidak ada paksaan. Artinya, bila tidak ada persetujuan dari Kecamatan masing-masing maka pelaksanaannya tidak akan dilakukan,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa untuk rencana pelatihan dilakukan dengan pola 4-4-3-3. Dimana, pembagiannya akan dilakukan perwilayah dan satu wilayah terdiri dari empat atau tiga Kecamatan. “Untuk wilayah pertama terdiri dari empat Kecamatan antara lain, Selangit, Terawas, Sumber Harta dan Purwodadi. Kedua, Megang Sakti, Tugumulyo, Muara Beliti, ketiga TPK, Jayaloka, BTS Ulu, Sukakarya dan terakhir Tuah Negeri, Muara Kelingi, Muara Lakitan dan Sukakarya,” bebernya.

Menurutnya, untuk pelatihan ini nantinya diagendakan selama empat hari. Dimana, dalam pelaksanaannya khusus BPD akan diberikan pelatihan mengenai kewenangan BPD, meknisme pemilihan BPD terutama mengenai persyaratan umur minimal 20 tahun atau dibawah umur tersebut namun sudah atau pernah menikah dari sebelumnya batas minimal 25 tahun. “Untuk masa jabatan BPD juga sama seperti Kades mencapai 3 periode dengan sistem pemilihan dan calon tidak boleh dari luar dusun. Bahkan, bila ada anggota BPD yang mengundurkan diri maka untuk PAW berdasarkan suara terbanyak kedua hasil pemilihan,” paparnya.

Selain itu, untuk perangkat Desa baik Sekretaris Desa, Kasi, Kepala Dusun ataupun lain sebagainya yang menjadi utusan dalam pelatihan nantinya juga diberikan materi tentang tugas dan wewenangnya dalam membantu Kepala Desa (Kades) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Desa masing-masing.

“Kita berharap dengan adanya pelatihan ini maka tentunya akan memberikan manfaat baik bagi BPD maupun perangkat Desa. Khususnya, dalam mendukung atau mengawasi roda pemerintahan ditingkat Desa untuk kepentingan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Mura, Dodi Johan menjelaskan, bahwa perbaikan kualitas bagi perangkat Desa sangat mendukung dalam pembangunan suatu Desa. Sehingga, dengan adanya pelatihan ini tentunya diakui sangat tepat dalam meningkatkan SDM.

“Pada dasarnya peran BPD dan perangkat Desa mempunyai tufoksi yang berbeda. Namun, kendati begitu mempunyai tujuan yang sama untuk mempercepat pembangunan Desa guna kesejahteraan bersama,”pungkasnya. (HS-03)

Komentar
Loading...