Ruas Jalan di Empat Lawang “Urgent” Diperhatikan

PEROSOK : Satu unit truk terperosok berhari-hari di titik kerusakan jalan Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, baru-baru ini. Foto : Harian Silampari

□ Dari Tebas Bayang Hingga Titik Kerusakan

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Hampir seluruh jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), saat ini memerlukan perhatian serius. 

Kondisi kerusakan di beberapa titik dan menyempitnya badan badan jalan akibat rumput tebas bayang yang belum dibersihkan, menjadi jalanan yang ada di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, sangat rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Salah satunya, di jalan lingkar Kelurahan Kelumpang Jaya – Talang Gunung Kelurahan Jaya Loka, Kecanatan Tebing Tinggi, rumput tebas bayang membuat jalan yang memang tidak begitu lebar, makin menyempit dan hanya bisa dilalui satu jalur kendaraan saja, padahal jalan itu menjadi akses terdekat bagi warga kedua wilayah.

Demikian juga jalan penghubung Desa Baturaja – Desa Sugiwaras Kecamatan Tebing Tinggi, kondisi rumput tebas bayang semakin membuat jalur jalanan itu bagai sebuah terowongan, sehingga membuat pengedara harus meningkatkan kewaspadaan, jika tidak ingin terjerebap dengan kendaraan lain yang ada di depannya.

Hal serupa juga terjadi pada Jalan Lingkar Kota Tebing Tinggi, Jalan Poros Tebing Tinggi – Pendopo dan beberapa ruas jalan lain yang pengelolaannya menjadi kewenangan Pemkab Empat Lawang, komdisi rumput tebas bayang sudah cukup memprihatinkan.

Sementara untuk jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Sumsel, kondisi kerusakan parah terjadi di beberpa titik Jalan lintas Pagaralam – Bengkulu, tepatnya sepanjang jalur Kecamatan Pendopo Barat – Sikap Dalam – Ulu Musi hingga perbatasan Kepahyang Bengkulu.

Belum lama ini dilaporkan satu unit truk terjerebap berhari-hari di titik kerusakan jalan di Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat, hingga membuat tersendatnya kendaraan lain yang akan melintas dan itu sangat dikeluhkan pengguna jalan, padahal jalan itu termasuk salah satu jalur terpadat di Empat Lawang.

“Kita berharap Pemerintah Daerah, segera mengatasi itu sebelum arus mudik mulai ramai menjelang Lebaran nanti,” ungkap Jumadi, salah seorang pengedara saat dibincangi Harian Silampari di Tebing Tinggi, Minggu (19/5/2019).

Sebab kata dia, sebagai wilayah perlintasan strategis, wilayah Kabupaten Empat Lawang, selalu ramai dilintasi para pemudik setiap tahunnya. “Jangan sampai kesannya kabupaten kita tidak terlalu perhatian dengan kondisi ruas jalan negara,” cetusnya.

Sementara menurut Suryadi, salah seoarang warga Empat Lawang, pemerintah harus lebih jeli dalan menjalankan program, mana yang menjadi prioritas utama yang dibutuhkan masyarakat segera mana yang bisa ditunda. 

“Kita sangat mendukung program pemerintah, baik itu provinsi maupun kabupaten. Saya rasa, untuk perbaikan akses, itu patutnya diprioritaskan, jangan sampai banyak nyawa yang korban akibat lakalantas, baru terpikirkan,” tukasnya. (HS-05)

Penulis : Fahrurozi

Sumber : Harian Silampari