*Ruko Caleg Sumsel Terbakar

541
FOTO : ADI/HARIAN SILAMPARI
MEMADAMKAN API : salah seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) berusaha memadamkan api, Senin (25/3).
Advertisement

Romi : Berharap Pelaku Orgil Ditertibkan

Silampari Online,

Sebuah Steger Ruko yang belum difungsikan, dan bangunan yang belum seratus persen selesai, di Kelurahan Batu Urip Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, terbakar. Berikut Liputannya.

Adi Arianza-Lubuklinggau

Suasana panas terik matahari menyengat tubuh. Jalan Yos Sudarso terlihat macet dan mobil Damkar dari arah Simpang RCA melaju kencang ke Kelurahan Batu Urip Taba.

Kedatangan mobil Damkar yang dikomandoi KGS Efendi Fery dengan cepat mengatasi kebakaran terjadi Senin, 25 Maret 2019, pukul 11.20 WIB. Dan api dapat dipadamkan oleh masyarakat sekitar bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB).

Dua mobil pemadam dikerahkan kelokasi kejadian dalam upaya-upaya pemadam kebakaran juga dilakukan oleh Ketua RT dan warga sekitar.

Atas kesigapan anggota DAMKAR dan BPBD Api segera dapat diatasi. Sehingga tidak merambat ke Ruko dan rumah warga yang ada di sekitarnya.

Menurut salah seorang warga, Jon, kebakaran tersebut diperkirakan dari pembakaran yang diduga disengaja oleh dua orang gila. “Orang gila itu sering tidur disini,” ucapnya.

Sementara Erwadi pemilik rumah yang berdekatan dengan tempat kejadian kebakaran, mengatakan, Ruko yang terbakar itu milik Romi Jaya, salah seorang caleg DPRD Propinsi.

Tidak ada korban jiwa dan k erugian akibat kebakaran tersebut, Karena Ruko itu sudah 10 tahun tidak dilajuti peroses pekerjaannya. dan banyak kayu yang rapuh. Sehinga dengan mudahnya api merayap dan terbakar.
“Ruko tersebut, sudah lama tidak difunsikan, dan bangunannya belum selesai dan banyak kayu yang sudah buruk,”ungkapnya.

Kepala BPBD Kota Lubuklinggau Effendi Fery membenarkan adanya kebakaran di Batu Urip Taba. “Kami langsung ke TKP dan berhasil menjinakkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Caleg Sumsel partai Hanura, Romi Jaya membenarkan, bahwa ruko miliknya dibakar orang gila yang sering berteduh di ruko tersebut. Untuk itu, dia meminta dinas sosial dan Pol PP kembali menertibkan orang gila karena sudah meresahkan masyarakat.
“Benar, itu ruko saya. Jadi, saya berharap dinas sosial segera menertibkan orang gila di Kota Lubuklinggau,” ungkapnya.(*)