Sarana Panjat Tebing Akan Diubah Menjadi Standar Nasional   

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : KRISMANTO/HARIAN SILAMPARI</div></small> Bupati H Hendra Gunawan mencoba panjat tebing dan fasilitas ini akan diubah menjadi standar nasional

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) akan segera mengubah sarana dan prasarana penunjang olahraga panjat tebing yang berada ditengah-tengah kawasan perkantoran Agropolitan Center Muara Beliti. Bahkan, tempat panjat tebing ini akan menjadi standar Nasional.

Muat Lebih

“Untuk event, salah satu kendala kita ini belum standar. Mudah-mudahan diperubahan ini dengan ditunjuk kita sebagai tuan rumah maka akan dipenuhi standarnya. Mungkin ditambah lebar lagi,”jelas Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan, Kamis (25/4) membuka kegiatan lomba panjat tebing tingkat Pelajar Se-Kabupaten Mura dan pelantikan Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Mura.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa beruntung dengan sudah adanya aset fasilitas panjat tebing yang sudah ada saat ini. Sebab untuk tahap lokal atau level provinsi ketinggian panjat tebing 15 meter. Sedangkan fasilitas panjat tebing yang dimiliki Mura saat ini sudah tahap Nasional dengan ketinggian 18 meter.

“Kita pelihara dan aset ini sudah sejak lama kita miliki. Mudah-mudahan dengan pengurus yang baru ini maka bisa dimanfaatkan,”terangnya.

Selain itu, dirinya juga meminta Diknas agar setiap minggu mengajak anak-anak didik untuk mengenalkan olahraga panjat tebing.

“Setiap minggu kita ajak anak-anak kita untuk juga mengenal olahraga ini. Tapi dari postur kita sebenarnya bisa lebih cepat,”bebernya.

Terlepas dari itu dirinya memastikan akan mensupport olahraga apapun. Sebab dengan olahraga akan membentuk jiwa yang sportivitas.

“Kalau olahraga ini kan kalau kalah ngaku kalah, tidak usah ribut-ribut. Kalau menang ya menang. Kalau kalah kita latihan lagi,”celetuk Hendra.

Sementara itu, Sekretaris Umum FPTI Sumatera Selatan (Sumsel), Rusman Afandi menjelaskan, kegiatan lomba panjat tebing tingkat pelajar Mura digelar atau berlangsung selama empat hari mulai Kamis (25/4) hingga dengan Minggu.

“Untuk peserta diikuti oleh 26 sekolah terdiri dari tingkatan SLTA 7 sekolah, SLTP 8 sekolah dan Sekolah Dasar (SD) 11 sekolah,”tutur Rusman.

Menurutnya, sudah banyak prestasi yang didapat FPTI. Terakhir prestasi itu pada ajang Asian Games, FPTI menjadi juara umum pada panjat tebing dengan perolehan tiga medali emas.

“FPTI di mura sudah banyak dapat prestasi bahkan atlet dari Mura pada zamannya waktu itu sudah mampu berbicara ditingkat Nasional,”akunya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan pembinaan sejak dini terhadap bibit atlet panjat tebing di Sumsel. Sehingga, ia berharap di Mura akan banyak kegiatan atau event lomba panjat tebing.

“Kalau bisa Mura mengambil salah satu seri sirkuit daerah. Pertama di palembang, kedua Linggau, ketiga palembang. Mungkin salah satu seri Mura bisa ngambil. Atau bisa membuat event Nasional,”pungkasnya. (HS-03)