Satu Dokter Diputus Kontrak BPJS Kesehatan

    102
    Advertisement

    Silampari Online,

    EMPAT LAWANG – Badan Pengelolaan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, memutus kontrak kerjasama dengan satu orang dokter di Kabupaten Empat Lawang, per Januari 2019. 

    “Iya, ada satu orang dokter di Kabupaten Empat Lawang yang kita putus kontraknya dengan BPJS Kesehatan. Ini dilakukan karena dokter tersebut pindah ke daerah lain dan tidak mungkin melaksanakan pelayanan kepada pasien BPJS Kesehatan di Kabupaten Empat Lawang,” ungkap Kepala Kantor Pelayanan BPJS Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Jery Ardhan saat dibincangi Harian Silampari, di ruang tugasnya, Selasa (8/1).

    Dokter yang dimaksud jelas Jery, adalah dr Mardiana Sudebby atau akrab disapa dr Debby. Yang bersangkutan pindah tugas ke Bogor Jawa Barat.

    “Karenanya kita putus kontrak dengan beliau, tidak ada alasan lain karena memang beliau tidak mungkin dapat menerima lagi pasien BPJS Kesehatan di Kabupaten Empat Lawang,” jelasnya.

    Untuk seluruh fasiliatas kesehatan (Faskes) yang lain yang selama ini telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di Kabupaten Empat Lawang, Jery menyebut, tidak ada yang diputus kontrak. Termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang.

    “Tidak ada yang putus kontrak, tetap jalan seperti biasa. Termasuk RSUD Empat Lawang, tetap menerima pasien BPJS Kesehatan,” imbuhnya.

    Bagaimana nasib pasien BPJS Kesehatan yang sebelumnya menjadikan dr Debby sebagai dokter tingkat pertama pelayanan kesehatan (Faskes)-nya , Jery menegaskan tetap bisa dilayani seperti biasa. Hanya saja, pelayanan tingkat pertama mereka dipindahkan ke Puskesmas terdekat. 

    “Itu jika pasien itu tidak melapor ke BPJS Kesehatan. Jika mereka melapor, kita tunjuk dokter pengganti, jika pasien merasa tidak cocok dengan dokter pengganti yang kita tunjuk, kita persilahkan mereka ajukan sendiri, mana dokter yang dianggap cocok bagi mereka,” tukasnya. (HS-05)