Sempat Terkendala VHD Rusak

102
FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI
GLADI : Suasana hari terakhir gladi resik UNBK di SMPN 8 Lubuklinggau, Selasa (19/3).
Advertisement

-Secara Umum Gladi UNBK SMPN 6 Sukses

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Meski sempat mengalami gangguan dihari kedua pelaksanaan gladi resik UNBK. SMP Negeri 8 Lubuklinggau tetap sukses menjalani kegiatan tersebut hingga akhir.

Kemarin (19/3) merupakan hari terakhir gladi resik UNBK untuk tingkat SMP secara nasional. Dua hari pelaksanaan, hanya dihari terakhir ada sedikit kendala dialami SMPN 8 Lubuklinggau yakni terjadi kerusakan virtual Hardisk (VHD) komputer.

Kerusakan dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 10.20 WIB, sehingga sesion pertama baru bisa melaksanakan gladi usai jam tersebut.

“Ada sedikit gangguan,di VHD komputer, tapi sekarang sudah selesai diperbaiki,”kata Kepala SMPN 8
Niswanti melalui Waka Kurikulum Yulia.

Gangguan tersebut, sudah dilaporkan pihak sekolah ke Dinas Pendidikan , agar diketahui apa yang terjadi. Namun proktor dan teknisi sekolah dapat mengatasi kendala tersebut.

“Tadi sudah diinstal dan disinkronkan, dan alhamdulilah kembali normal dan peserta sesion pertama berjumlah 30 orang dapat melanjutkan gladi,”bebernya.

Dari gangguan ini, menjadi pengalaman bagi sekolah. Agar kedepannya mereka dapat mengantisipasi celah celah kendala pada saat melaksanakan UNBK. “Harapan kita pada hari H (UNBK) kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,”akunya.

Gladi resik diikuti 202 siswa, terbagi enam sesion, dan persesion memakan waktu satu jam. Namun pada saat UNBK nanti, sekolah bakal menerapkan tiga sesion. Dari dua kali simulasi dan sekali gladi dilaksanakan SMPN 8 Lubuklinggau, pihak sekolah sudah yakin kemampuan anak didik dalam menggunakan komputer.

“Kita sudah yakin, siswa kita sudah mampu menggunakan komputer, bahkan bukan hanya karena unbk saja, tapi setiap mata pelajaran yang berkaitan dengan multimedia, kitapun menggunakan komputer,oleh karena itu kita yakin, saat UNBK nanti, tidak ada kendala dari siswa,”jelas Yulia.(HS-02)