SMPN 14 Ditunjuk Jadi Sekolah Model

Ema Arioktariyana kepala SMPN 14 Lubuklinggau

-Berkembang Dikepemimpinan Ema Arioktariyana

Silampari Online,

Muat Lebih

LUBUKLINGGAU – Selama menjadi kepala sekolah selama dua tahun ini, Ema Arioktariyana telah membawa kemajuan dan keberhasilan luar biasa bagi SMP Negeri 14 Kota Lubuklinggau.

Pembangunan infrastruktur sekolah, kelengkapan sarana prasarana, prestasi anak didik telah berhasil ia kembangkan. Dan prestasi terbaru adalah SMPN 14 ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumsel sebagai salah satu sekolah “Model” di Kota Lubuklinggau.

“Alhamdulilah kita ditunjuk sebagai sekolah model oleh LPMP Sumsel,”ungkap Ema Arioktariyana ketika diwawancarai Harian Silampari, Kamis (27/6).

Keberhasilan SMPN 14 menjadi sekolah model, tentu berkat kerja keras kepala sekolah, para waka, dewan guru, dan staf.

Dikatakan Ema, sejak diamanahkan Pemerintah Kota Lubuklinggau menjadi kepala SMPN 14, Agustus 2017 lalu, dirinya berkomitmen akan bekerja keras membangun SMPN 14 menjadi salah satu sekolah terbaik di bumi sebiduk semare.

Berjalannya waktu, Ema telah membuktikan kinerjanya, ia mendapatkan bantuan membangun beberapa RKB, penyelesaian pembangunan mushola sekolah, pembangunan akses jalan menuju sekolah, pembangunan lapangan olahraga, basket, voli, badminton dan terbaru SMPN 14 menjadi sekolah model.

“Fokus saya adalah bekerja, dan apa yang diraih saat ini, merupakan bonus dari kerja keras selama ini, namun tidak hanya saya, semua waka, dewan guru serta staf juga memiliki andil luar biasa dalam memajukan SMPN 14 hingga seperti saat ini,”terangnya.

Ema mengatakan kriteria penunjukan terhadap sekolahnya didasari komitmen menjalankan atau memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) yakni standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses pendidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, standar penilaian pendidikan dan standar pendidik dan kependidikan.

“Setelah ditunjuk,kita tidak berpuas diri, karena ada pekerjaan besar yang harus dikerjakan, yakni terus memajukan SMPN 14 dan ikut membantu pemerintah kota memujudkan Lubuklinggau sebagai kota tujuan pendidikan,”pungkasnya.(HS-02)