Stok Terbatas,Vaksin Massal Belum Berjalan

24
FOTO : BADRI/HARIAN SILAMPARI
Drh Firi Asdianto
Advertisement

Silampari Online,

REJANG LEBONG – Program vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) di 15 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong (RL) saat ini belum berjalan maksimal karena minimnya ketersediaan vaksin yang dimiliki.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah Pusat Kesehatan Hewan (UPTD Puskeswan) Curup Drh Firi Asdianto mengatakan pihaknya masih menunggu pengiriman vaksin HPR baik dari pemerintah pusat, Pemprov Bengkulu dan pengadaan dari pemkab RL.

” Kegiatan vaksinasi massal belum dilakukan, kami hanya melayani vaksinasi HPR terbatas karena stok yang kami punyai sekitar 500 dosis saja sisa cadangan 2018 sebanyak 2.000 dosis,” ungkap Firi.

Dijelaskan Firi Program vaksinasi massal yang akan dilaksanakan di 156 desa dan kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan diperkirakannya baru akan berjalan normal setelah Idul Fitri mendatang, karena diperkirakan kiriman dari Kementerian Pertanian, pemprov maupun pemkab sudah mereka terima.

” Pelayanan vaksinasi HPR secara gratis ini baik untuk hewan berupa jenis anjing, kucing dan kera dilaksanakan terbatas terutama diberikan kepada warga yang datang ke Kantor Puskeswan Curup di Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah,kemungkin sesudah Idul Fitri vaksinasi kita lakukan secara massal,” terang Firi.

Sementara itu,Program vaksinasi HPR tahun ini akan menyasar sekitar 16.000 ekor HPR tersebar dalam 15 kecamatan, jumlah ini sama dengan tahun sebelumnya kendati jumlah HPR di daerah sesuai dengan pendataan tahun 2016 lalu mencapai 35.000 ekor.

” Target HPR yang akan divaksin ini disesuaikan dengan ketersediaan vaksin dikirimkan pemerintah pusat maupun provinsi, sedangkan yang dari pemkab RL sebanyak 2.000 dosis.” Tandas Drh.Firi Adrianto.(HS-06)