Target Pajak PBB-P2 Naik

    202
    FOTO : KRISMANTO/HARIAN SILAMPARI
    Kepala BPPRD Kabupaten Mura, H Dian Chandera
    Advertisement

    Silamapri Online,

    MUSI RAWAS– Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerahh (BPPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) memastikan untuk target pendapatan asli daerah (PAD) pajak bumi bangunan pedesaan dan perkotan (PBB-P2) tahun ini mengalami kenaikan. Namun, kendati begitu untuk ketetapan zona nilai bumi diupayakan tidak terjadi kenaikan.

    “Untuk target PAD PBB-P2 tahun ini mengalami kenaikan sebesar Rp5,8 miliar dari tahun 2018 yang lalu hanya Rp5,5 miliar,”jelas Kepala BPPRD Kabupaten Mura, H Dian Chandera saat diwawancarai Harian Silampari, Senin (21/1).

    Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa kendati secara target naik namun untuk ketetapan zona nilai bumi atau tarif PBB-P2 diupayakan tidak terjadi kenaikan. Sehingga, untuk mencapai target tersebut akan memanfaatkan nilai objek pajak baru.

    “Untuk ketetapan zona nilai bumi tanah tahun ini minimal sebesar Rp5000/meter persil. Namun, untuk ketentuan PBB-P2 tidak terjadi kenaikan karena minimal masih Rp30 ribu/SPPT,”terangnya.

    Menurutnya, alasan tidak berupaya tidak menaikkan zona nilai bumi ini dikarenakan sudah diperbaharui zona nilai termasuk tarif nilai bumi sudah ditetapkan. Sehingga, dengan begitu tahun ini tidak dinaikkan dengan tetap menjaga perkembangan harga nilai jual tanah ditengah-tengah masyarakat.

    “Kalau pencetakan SPPT ditargetkan pada Februari mendatang dan sudah dibagikan kepada masyarakat atau wajib pajak,”bebernya

    Hanya saja, bilamana ada wajib pajak merasa keberatan dengan ketetapan PBB nya maka disilahkan untuk mengajukan keberatan dengan melampirkan surat permohonan. Sebab, diakui setiap tahun selalu ada yang mengajukan keberatan bilamana nilai ketetapan PBB tidak sesuai dengan harga pasaran atau tidak ditemukan objek PBB.

    “Nanti kami juga akan menggandeng petugas Sat Pol PP untuk melakukan penagihan terhadap potensi PBB-P2 yang besar khususnya para WP,”paparnya.

    Terlepas dari itu, pihaknya akan beupaya mencapai target pajak PBB-P2 dengan melakukan penagihan yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa. Apalagi, setiap Desa sudah mendapatkan bagi hasil sebesar 10 persen.

    “Disamping itu kita akan memberikan hadiah atau reward bagi Kecamatan atau Desa yang paling cepat melunasi PBB-P2 termasuk tingkat Kelurahan,”ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Mura, Syamsul Djoko Karyono mengakui pihaknya siap berkoordinasi sekaligus bekerjasama dengan BPPRD dalam melakukan penagihan PBB-P2 kepada WP yang ada di Bumi Lan Serasan Sekentenan.

    “Pada dasarnya kami siap bekerjasama untuk melakukan penagihan PBB-P2 kepada para WP dalam upaya mencapai target PAD yang dibebankan,”pungkasnya. (HS-03)