Terima Kuota Terbatas

    233
    FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI
    BUKA : SDIT An-Nida Lubuklinggau, mulai membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2020.
    Advertisement

    Silampari Online,

    LUBUKLINGGAU – SDIT An-Nida Lubuklinggau, mulai membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2020.

    Dalam PPDB sendiri, untuk kuotanya sendiri sangat terbatas yakni hanya 100 siswa.

    “Kita memang menerima siswa terbatas, sesuai dengan ku0ta yang ada serta sarana dan prasarana. Untuk 100 siswa nantinya, terbagi menjadi empat ruangan dan untuk PPDB sendiri mulai dilaksanakan 7 Junuari hingga 28 Februari,”Demikian disampaikan, Kepala SDIT An-Nida Lubuklinggau, Indah Prastyaningsih, Rabu (9/1).

    SDIT An-Nida berada dalam naungan Yayasan Nida’ul Jannah merupakan satu-satunya bentuk SDIT di Kota Lubuklinggau pada tahun 2006.

    Sekolahnya sendiri, menerapkan sistem pembelajaran yang dibangun secara integratif, simulatif dan efektif dan kegiatan belajar mengajar oleh dua orang guru yaitu wali kelas dan guru pendamping.

    Lanjutnya, jaminan mutu lulusan dari SDIT An-Nida Lubuklinggau yakni terampil membaca dan menulis huruf latin dan arab, hafal 1-2 juz Al-Qur’an, hafal 20-30 hadist pilihan, melaksanakan ibadah wajib sehari-hari, berprilaku sesuai ajaran islam dan menguasai bahasa inggris dan bahasa arab dasar.

    “Kami juga memiliki kegiatan, yang tujuannya untuk membentuk karakter terutama akhlak anak. Seperti kegiatan ekskul, dan ekskul yang wajib diikut yakni pramuka. Yang mana, dalam ekskul ini anak tidak hanya mutlak diberikan ilmu pramuka saja tetapi juga disisipkan dengan pengetahuan agamanya seperti hafalan dan beberapa lainnya,” jelasnya.

    Kemudian, sekolah juga menyediakan ekskul yang lainnya seperti mewarnai,muhadoroh, tari serta tahfidz yang mana setiap hari anak-anak menyetorkan hafalannya ke ustad dan ustazahnya yang kemudian dilanjutkan dnegan mengaji dan sholat bersama. Selain itu juga ada ekskul lainnya, yang diperuntunkan untuk pelajar kelas yakni sains club dan matematika club. Dimana, untuk tenaga pengajarnya sendiri merupakan guru yang memiliki basic dalam bidang tersebut dan berprestasi.

    Tidak hanya itu saja, juga ada kegiatan pengajian yang dilaksanakan setiap Jumat. Dimana, satu persatu anak-anak membaca al-quran dan selanjutnya akan mendapatkan pengharahan oleh gurunya masing-masing setelah itu dilanjutkan dengan sholat dhuha dan zuhur berjamaah.

    “Semua itu kami lakukan, guna mewujudkan visi sekolah yakni generasi yang islami dan berprestasi. Terkait prestasi, beberapa prestasi telah diraih anak-anak dibidang akademik maupun non akademik hingga ditingkat nasional,” tegasnya.(HS-02)