TP PKK Beri Vitamin Anak PAUD

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : RISHAHUDI/HARIAN SILAMPARI</div></small> Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif foto bersama anak-anak PAUD pada acara pemberian vitamin A gratis di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Jumat (15/2).

Silampari Online,

MURATARA – Tim Penggerak PKK Kabupaten Muratara bersinergi dengan Dinas Kesehatan dalam melakukan pemberian vitamin A gratis kepada anak-anak PAUD di Kecamatan Rupit, Jumat (15/2).

Pemberian vitamin A ini merupakan agenda rutin dari Dinas Kesehatan dalam menjalankan bulan vitamin A yang telah ditetapkan oleh pemerintah pada bulan Februari dan Agustus.

Ketua TP PKK Muratara, Lia Mustika Syarif menyampaikan bahwa pemberian vitamin A ini sangatlah penting bagi anak-anak, karena vitamin A bermanfaat besar terhadap kesehatan mata dan dapat mencegah kebutaan.

Selain itu, vitamin A juga membantu pertumbuhan tulang, sel dan jaringan tubuh (terutama pada rambut, kuku dan kulit), serta melindungi tubuh dari infeksi.

“Jadi dengan pemberian vitamin A maka anak-anak akan terhindar dari kerabunan ataupun kebutaan permanen, maka dari itu penting bagi para ibu dalam menjaga asupan vitamin A bagi si kecil,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, selain memberikan vitamin A juga dilakukan pemberian makanan tambahan seperti susu biskuit.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Ilyas Daud melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Evi Yuliansyah menyampaikan, selain dalam menjalankan rutinitas bulan vitamin A yang dilakukan setiap tahunnya, hal ini juga dalam upaya mencegah lambatnya pertumbuhan pada anak.

“Ini agenda rutinitas kita setiap tahunnya dalam meberikan vitamin A pada bulan Februari dan Agustus, namun selain memang menjadi rutinitas hal ini juga upaya dalam menekan angka stunting,” ujarnya.

Sedangkan dosis vitamin A yang diberikan berupa obat tetes dan harus sesuai usia anak, untuk bayi 0-6 bulan diberikan 3×50.000 IU dan bayi usia 6-11 bulan diberikan kapsul berwarna biru yang memiliki dosis 100.000 IU.

Sedangkan anak usia 1-5 tahun diberikan kapsul bewarna merah dengan dosis 200.000 IU. “Berhubung di sini anak-anak dengn usia rata-rata satu tahun lebih, maka yang diberikan kapsul berwarna merah,” jelasnya.

Evi berharap agar para ibu di rumah tetap memperhatikan vitamin A bagi anak-anak, ia berpesan agar tetap memberikan makanan yang bahan makanannya mengandung vitamin A.

“Bunda dapat menemukannya pada minyak ikan, hati, kuning telur, mentega, sayur-sayuran berwarna hijau tua dan buah-buahan berwarna oranye. ASI juga merupakan sumber makanan terbaik bagi bayi,” tambahnya.

Dalam memberikan vitamin A jangan berlebihan atau kekurangan meski besar manfaatnya bagi tubuh, kelebihan atau kekurangan vitamin A akan memberi dampak buruk pada perkembangan anak. Karena sifatnya yang tidak larut dalam air, kelebihan vitamin A dapat menyebabkan keracunan, penebalan kulit dan mengganggu perkembangan ginjal.

Sedangkan bila kekurangan vitamin A, anak akan berisiko mengalami rabun senja, mata menjadi kering dan mudah terkena infeksi. Bila berlanjut dan tidak diberi pengobatan yang tepat, anak bisa saja mengalami kebutaan permanen.

Sementara itu Lurah Muara Rupit Lukman mengatakan sebelum kegiatan pemberian vitamin, terlebih dahulu mereka melaksanakan senam pagi dilanjutkan dengan minum susu dengan telur puyuh.

Tujuan kegiatan untuk kesehatan anak-anak dan ia berharap kegiatan tersebut bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.(HS-04)