Uang Rp 50 Juta Tukang Pangkas Rambut Jadi Abu

 

hariansilampari.co.id- Kebakaran yang terjadi di Pasar Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Rabu (13/2) dini hari, menyisakan pilu mendalam bagi tukang pangkas rambut.

Pasalnya, uang yang dikumpulkan dari hasil usaha memangkas rambut sebanyak Rp 60 juta yang disimpan di dalam lemari ludes jadi abu setelah dilalap si jago merah.

“Uang itu untuk bayar hutang, jumlahnya ada Rp 50 juta, saya simpan di dalam lemari, semuanya habis,” kata Riko, tukang pangkas rambut.

Ceritanya, saat terjadi kebakaran dirinya hanya bisa menyelamatkan sepeda motor Vixion milik temannya yang dititipkan di tokonya. Sementara sepeda motor miliknya jenis Suzuki Satria FU hangus dimakan api.

“Yang selamat cuma satu motor, ada motor teman yang nitip, waktu saya mau keluarkan motor saya tidak sempat lagi, api sudah runtuh ke bawah, semuanya habis, tinggal pakaian di badan,” ceritanya.

Ruko Tiga Pintu Hangus Terbakar

MURATARA – Kebakaran hebat menghanguskan ruko tiga pintu di pasar tradisional Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Rabu (13/2) dini hari, sekitar pukul 01.20 WIB.

Informasi yang dihimpun, ketiga ruko yang ludes terbakar tersebut merupakan milik Syaiful, H Habni, dan Ahmat Baitar. Ketiganya terdiri dari toko sembako, toko peralatan rumah tangga (pecah belah) dan kios pangkas rambut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian materil yang dialami korban akibat kebakaran mencapai ratusan juta rupiah.

Api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian, setelah warga setempat berjibaku memadamkan api dibantu mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Muratara.

Menurut warga setempat, Ali Asak (73), saksi mata yang melihat langsung kebakaran mengungkapkan, api pertama muncul dari salah satu ruko.

“Awalnya api itu muncul dari ruko jualan sembako milik Syaiful, ruko itu sedang kosong, tidak ditunggu,” katanya.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rupit, AKP Yulfikri saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Kejadian ini masih kami selidiki, kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran,” katanya. (KHS-01)