Walikota: Masyarakat Harus Pintar dalam Penggunaan Medsos

    92
    FOTO : AAN/HARIAN SILAMPARI
    Kepala Diskominfo Kota Lubuklinggau saat memberikan materi tentang penggunaan internet yang benar kepada siswa LKS
    Advertisement

    Silampari Online,

    WALIKOTA Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar selalu berhati-hati dalam penggunaan media sosial dan internet. Sebab, jika asal buat saja tanpa tahu kebenarannya akan dikenakan UU ITE.

    “Internet dan media sosial itu paling cepat diketahui orang. Jika belum tahu kebenarannya jangan pernah sekali-kali menguploadnya.”tegas Nanan sapaan akrab H SN Prana Putra Sohe ini.

    Dimana sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Lubuklinggau, Erwin Armedi juga telah memberikan materi tentang Internet Sehat dan Teknologi Informasi dan UU ITE kepada peserta Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) ke-16 Kota Lubuklinggau beberapa minggu lalu.

    Kegiatan ini berlangsung di Gedung Bandiklat Kelurahan Pelita Jaya Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Dalam materinya, Erwin menyampaikan jaringan internet global dapat menghubungkan komunikasi jarak jauh dengan kecepatan internet yang cepat dan semakin canggih yang dapat digunakan siapa saja.

    Hal positif yang didapat dari internet dapat membantu bertemu teman serta kerabat lama melewati media sosial seperti Facebook dan Instagram serta media sosial yang lainnya dan mempercepat komunikasi. Jika ada keadaan yang mendesak dapat memberitahu kerabat keluarga atau teman yang posisinya jauh dari jangkauan, berbelanja online shop, serta manfaat lainnya.

    Namun, dari sisi negatif dari internet dapat menyebabkan ketergantungan masyarakat terhadap internet yang membuat ruang lingkup kehidupan bermasyarakat menjadi sedikit terganggu. Bila berpergian tak menikmati pemandangan atau liburan, tetapi hanya sibuk selfie atau sibuk bermain mensos dan juga ada masyarakat yang memanfaatkan internet dengan menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi seperti menyebar HOAX, serta ujaran kebencian.

    Ia juga mengimbau peserta LKS untuk lebih bijak menggunakan internet dan media sosial agar tidak terjerat Undang-Undang ITE yang menyebabkan sanksi hukum.

    Di akhir acara ia menyampaikan, ke depan Diskominfo akan membentuk relawan TIK yang melibatkan seluruh siswa-siswi yang ada di Kota Lubuklinggau dengan tujuan untuk menyebarkan hal-hal positif di internet.(HS-01)