Satu Untuk Semua

Warga Ancam Portal Jembatan Tingkip

Silampari Online,

MURATARA- Warga dan pekerja proyek pembangunan jembatan sungai Tingkip di Dusun 11 Tebing Tingkip, Desa Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), mengancam akan memportal jembatan Tingkip, karena aksi itu merupakan langkah terakhir yang akan mereka lakukan agar diperhatikan oleh pemerintah, sebab sejumlah pekerja proyek jembatan serta warga yang ikut bekerja sampai saat ini belum menerima upah atau gaji dari pihak kontraktor.

“Banyak orang menyarankan, langkah terakhirnya adalah diportal saja, agar pemerintah turun ke sini dan mendengar keluhan kami, kalau didiamkan, beginilah, tidak ada solusi,” kata Marwoto, salah seorang pekerja, Rabu (16/5).

Marwoto menjelaskan, dirinya dan istrinya beserta puluhan pekerja yang lain belum menerima upah dari pihak kontraktor, jika ditotalkan jumlah uang keseluruhannya berjumalah Rp180 juta, sementara pemborong menghilang dan tidak diketahui keberadaannya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun diketahui jembatan ini dibangun menggunakan APBD Kabupaten Muratara tahun 2017, sebesar Rp6,1 miliar dan selesai dibangun awal tahun 2018, Namun kondisinya kini sangat memprihatinkan.

Pasalnya, kerangka besi beton dari lantai jembatan sudah bermunculan, begitu juga dasar jembatan batu-batunya sudah terlihat. Parahnya lagi, dinding penahan di sisi jembatan sudah retak. Hal ini tentu dapat membahayakan pengendara.

Puluhan pekerja proyek jembatan ini berharap, sebelum terjadi aksi pemortalan, pemerintah harus segera mencari solusi penyelesaian. Jika lambat, tentu berdampak pada pengendara lain karena tidak bisa melintas. (HS-04)

Komentar
Loading...