Satu Untuk Semua

Zona Merah Narkoba, Segera Batasi Pesta Malam

4

Silampari Online,

MUSI RAWAS- Tinggi penyalahgunaan narkoba di wilayah Kecamatan Muara Lakitan disikapi serius Pemerintah Kecamatan dengan segera membuat aturan pembatasan pesta malam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi peredaran narkotika di Kecamatan tersebut.

“Kami nilai selama ini pesta rakyat pada malam hari inilah yang menjadi pemicu peredaran dan pengguna narkotika yang marak. Sehingga, sangat perlu adanya aturan tentang batasan pesta dimalam hari,” jelas Camat Muara Lakitan Prewaan Novio, Kamis (9/8).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mengadakan sosialisasi kepada pemuka agama dan toko masyarakat terkait akan diadakanya pembatasan pesta pada malam hari. “Untuk tokoh masyarakat dan agama sudah menyetujui rencana kita ini. Sehingga, saya yakin semua Desa akan terbentuk Peraturan Desa (Perdes) tentang pembatasan peata malam,” terangnya.

Menurutnya, dari 19 Desa yang ada di Kecamatan Muara Lakitan saat ini satu Desa sudah menyetujui adanya aturan tentang pembatasan Pesta pada malam hari. Namun, untuk Desa lainnya akan segera menyusul. “Dalam waktu dekat kami akan membuat Desa percontohan deklarasi Perdes tentang pembatasan pesta malam yang diketahui camat di Desa Marga Baru,” bebernya.

Diakui camat bahwa di Kecamatan Muara Lakitan berdasarkan data serta pemetaan BNN Mura dalam beberapa tahun terakhir peredaran dan pengguna narkotika tinggi. “Intinya Kecamatan Muara Lakitan boleh dikatakan darurat atau tertinggi peredaraan dan penguna narkoba. Karena memang, Lakitan merupakan daerah transit dan banyak daerah-daerah terisolir sehingga peredaran narkoba makin marak,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mura, Hendra Amoer menjelaskan, berdasarkan hasil pemetaan terhadap Kecamatan yang rawan narkoba. Dimana, berdasarkan tingkat kerawanan penyalahgunaan narkoba pertama yakni Kecamatan Muara Lakitan, Megang Sakti, BTS Ulu Cecar, Muara Kelingi, Tiang Pungut Kepumpung (TPK) dan Muara Beliti.

“Untuk enam Kecamatan tersebut merupakan rawan peredaran narkoba terutama narkotika jenis sabu-sabu, ineks dan ganja,” pungkasnya. (HS-03)

Komentar
Loading...