1.796 Pelanggan Listrik Menunggak

Silampari Online

LUBUKLINGGAU – Terhitung selama sepuluh bulan terakhir sebanyak 1.794 masyarakat Lubuklinggau menunggak pembanyaran tagihan listrik. Sehingga dengan kondisi tersebut piutang PLN Rayon Lubuklinggau berkisar Rp 1.921.782. 877 Miliar.

Muat Lebih

Hal ini disampaikan, Manager PT PLN (Persero) ULP Lubuklinggau, Mustofa kepada Harian Silampari, Kamis(24/10).

Dijelaskannya, bahwa berdasarkan hasil evaluasi perhitungan sementara terkait perkembangan angka tunggakan listrik PLN Rayon Lubuklinggau terhitung sejak bulan januari hingga bulan oktober mencapai 1.794 pelanggan dengan jumlah total keseluruhan mencapai Rp 1.921.782. 877 Miliar.

Dirinya mengukapkan Wilaya pelamggan yang paling banyak tunggakan berada di daerah Kelurahan Air Kuti, Kelurahan Durian Rampak, di Jalan Depati Said dan Jalan Sudarso.

“Penyebab tunggakan kemungkina dikernakan Ekonomi yang tidak setabil saat ini,”jelasnya mustofa.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, angka tunggakan yang sudah mencapai Rp 1 miliar lebih tersebut. Maka pihaknya terus melakukan berupaya melakukan penertiban.

“Kami akan mengabil tindakan jika telat membayar 2 bulan di segel jika 3 bulan berikunya masih tidak membayar maka melakukan putuskan kwh pelanggan yang menunggak,”terangnya.

Mustofa menghimbaukan masyarakat Kota Lubuklinggau agar bisa membayar tempat waktu sebelum jatuh pada Tanggal 20 dan juga membayar bisa dilakukan mulai tanggal 2.

“Pembayaran PLN tidak harus menuggu akhir bulan tanggal 2 bisa langsung bayar dan juga jika menungak perbulannya akan dikenakan Denda Rp 3.000 rupiah,”tuturnya.(HS-10)