10 Rumah Rusak Dihantam Puting Beliung 

Petugas BPBD didampingi Camat TPK, Dien Candra menunjuk satu dari sepuluh rumah warga Desa Muara Kati Baru II yang rusak akibat bencana angin puting beliung

Silampari Online, 
MUSI RAWAS– Warga Desa Muara Kati Baru II Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) dikagetkan dengan datangnya bencana angin puting beliung Selasa (27/2) sekitar pukul 20.00 Wib.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun akibat kejadian ini 10 rumah rusak dan lima diantaranya rusak berat akibat bencana tersebut.

Camat Kecamatan TPK Kabupaten Musi Rawas (Mura), Dien Candra mengatakan, kejadian angin puting beliung terjadi malam hari usai isya. Saat itu kondisi hujan rintik-rintik dan tiba-tiba datang angin yang bertiup kencang.  “Datang angin tiba-tiba dan kecepatan angin perlahan deras. Sehingga, membuat warga khawatir dan keluar rumah,”jelas Dien, saat diwawancarai Harian Silampari, Rabu (28/2).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, kendati angin tersebut kencang secara perlahannya. Namun, warga melihat secara langsung angin tersebut menyapu semua benda yang ada dan merusak rumah warga didesa tempat tersebut. “Kejadian itu berada ditengah permukiman warga dan membuat lima rumah warga rusak ringan dan lima lainnya rusak berat. Bahkan, tidak hanya itu saja, sejumlah rumah warga juga tumbang menimpa rumah,”ungkapnya.
Menurutnya, pasca kejadian tersebut dirinya bersama petugas BPBD melakukan pengecekan dan membantu langsung proses perbaikan rumah warga yang rusak terutama dibagian atap. “Kalau untuk bantuan hanya sebatas terpal saja dari BPBD. Sedangkan, bantuan dari dinas lainnya hingga saat ini belum ada,”tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura, Paisol menjelaskan, bahwa setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung melakukan pengecekan. Namun, untungnya dari kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa. “Kita imbau masyarakat tetap waspada. Karena saat ini cuaca ekstrim dan berpotensi menimbulkan angin cukup tinggi. Sehingga, berpotensi angin puting beliung,”imbu Paisol.
Selain itu, pasca kejadian tim BPBD bersama Camat langsung turun ke pemukiman warga dan melakukan inventarisir kepada warga yang terkena angin puting beliung tersebut. Dimana, berdasarkan pendataan secara keseluruhan ada 10 rumah yang rusak dan lima diantaranya rusak berat. “Rata-rata kerusakan tersebut didominasi rumah panggung dan kerugian diprediksi mencapai puluhan juta. Namun, kita hanya sebatas pendataan dan evakuasi saja,”akunya.
Terlepas dari itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terutama ketika datang hujan dan berpotensi terhadap angin puting beliung. “Dari pemetaan kita selain Kecamatan Selangit, Tuah Negeri dan Muara Kelingi maka TPK juga rawan terjadi bencana puting beliung. Sehingga, dengan kondisi ini kita imbau kepada warga khususnya di Kecamatan tersebut dapat waspada,”pungkasnya. (HS-02)