11. 903 Pelanggan Listrik Menunggak

ilustrasi. foto net

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS– Terhitung selama delapan bulan terakhir sebanyak 11.903 masyarakat Bumi Lan Serasan Sekentenan menunggak pembanyaran tagihan listrik. Sehingga, dengan kondisi tersebut piutang PLN Rayon Muara Beliti bertambah Rp2.7 Miliar.
Hal ini disampaikan, Manajer PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Area Lahat Rayon Muara Beliti, Zera Fitrizon kepada Harian Silampari, Selasa (17/9).
Dijelaskannya, bahwa berdasarkan hasil evaluasi perhitungan sementara terkait perkembangan angka tunggakan listrik PLN Rayon Muara Beliti Terhitung sejak Januari hingga akhir Agustus mencapai 11. 903 pelanggan dengan jumlah total keseluruhan mencapai Rp2.775. 483.128.00.

Muat Lebih

“Rata-rata tunggakan mulai dari dua bulan hingga empat bulan sudah mencapai 11.903 pelanggan semua pelanggan berasal merata di 14 wilayah Kecamatan,”jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, angka tunggakan yang sudah mencapai Rp2 miliar lebih tersebut. Maka pihaknya terus melakukan penertiban.

“Kami putuskan kwh pelanggan yang menunggak, walaupun dikhususkan tunggakan diatas dua bulan lebih,”terangnya.
Menurutnya, besarnya angka tunggakan tersebut didominasi, warga ditiga Kecamatan diantaranya Tugumulyo 2.923 pelanggan dengan beban tunggakan mencapai Rp662.262.632.00, kemudian, Kecamatan Megang Sakti 2.057 pelanggan dengan besaran tunggakan Rp.452.045.180.00 dan Kecamatan Muara Beliti sebanyak 1.080 pelanggan menunggak yang besaran tunggakannya mencapai Rp354.026.575.00.

“Sedangkan untuk tiga Kecamatan tunggakan kecil diantaranya Kecamatan Purwodadi sebanyak 322 pelanggan menunggak dengan tunggakan mencapai Rp67.919.214.00, disusul ada Kecamatan BTS Ulu dengan 432 pelanggan besaran tunggakan sebanyak Rp 116.005.003.00, kemudian Kecamatan TPK dengan 447 pelanggan dengan tunggakannya mencapai Rp78.449.281.00,”bebernya.

*sumber : Harian Silampari