114 Mahasiswa Gabung PMII

Foto: ist BERSAMA: Para peserta Mapaba PMII Kabupaten Lahat bersama nara sumber KH Khusnudin Karim Al Hafidz dan Drs Taufik Sakni MPdI, kemarin.

SILAMPARI ONLINE Lahat – Kali pertamanya, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melaksanakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) di Kabupaten Lahat.
Tak tanggung tanggung, tercatat 114 mahasiswa bergabung dan mengikuti proses pengkaderan PMII. Mahasiswa ini berasal dari kampus STIT YPI Lahat dan STIE Serelo Lahat. Acara ini berlangsung di STIT YPI Lahat selama dua hari, Sabtu-Minggu (14-15 September 2019).
Ketua PKC PMII Sumatera Selatan Husin Rianda SH MH menjelaskan, kegiatan ini, merupakan cikal bakal, akan terbentuknya PMII Kabupaten Lahat. Karena di Lahat belum terbentuk PMII.
“Sebagai langkah awal, kami mulai melakukan pembenahan organisasi ditingkat kampus. Pembentukan PMII Komisariat dulu. Yakni di STIE Serelo dan STIT YPI Lahat. Alhamdulillah direktur kampusnya mendukung keberadaan PMII,” ucapnya, kemarin.
Setelah itu akan dipikirkan membentuk PMII Cabang Kabupaten Lahat. Karena butuh proses dan tahapan. Termasuk ada beberapa kampus lagi di Lahat belum ada PMII, kedepan akan dilakukan pendekatan supaya ada PMII.
Lahat, kabupaten ke 10 se Sumsel akan rintis pembentukan PMII. Kabupaten/Kota yang sudah terbentuk PMII diantaranya Palembang, Muara Enim, OKU, Muba, dan Ogan Ilir.
Memang tidak semua kabupaten/kota bisa terbentuk PMII, sebab salah satu kendalanya, kabupaten/kota harus memiliki kampus. Karena kampus sebagai syarat penting berdirinya PMII.
Pantauan koran ini di acara Mapaba, mahasiswa begitu fokus mendengarkan penyampaian dari pemateri. Sejumlah pemateri diantaranya HM Abdul Haris (PC NU Kabupaten Lahat ) menyampaikan tentang Aswaja, Nana Priana MM menyampaikan sejarah dan keorganisasian PMII, Husin Rianda menyampaikan Nilai Dasar Pergerakan, Drs Taufik Sakni MPdI menyampaikan Analisa Sosial, Binsar Situmorang (Kasubbid Bina Ideologi Kesbangpol Pemda Lahat) menyampaikan tentang idelogi Indonesia, Kiki Subagia SH menyampaikan Keorganisasian dan Leadership, KH Khusnudin Karim Al Hafidz (Rais Aam PCNU Lahat) menyampaikan Geneologi Gerakan Faham Islam Indonesia), Thomzon SAg MM menyampaikan Amaliah PMII An Nahdliyah, dan Miza Nuzulia tentang Studi Gender, Keorganisasian (Kelembagaan Kopri).
Salah satu narasumber, Nana Priana MM mengatakan, materi yang ia sampaikan, lebih kepada memberikan semangat kepada adik adik mahasiswa. Bahwa bergabung disuatu organisasi mahasiswa memiliki banyak manfaatnya.
“Mahasiswa yang bergabung di organisasi kampus, memiliki pola pikir lebih maju, wawasan lebih terbuka, dan mampu memetakan maupun memberikan solusi akar persoalan. Ketimbang mahasiswa yang hanya datang ke kampus sekedar kuliah saja. Orang orang hebat di Indonesia yang memegang profesi birokrat, politisi, negarawan, adalah orang orang dulunya pernah menjadi aktivis mahasiswa,” terangnya. (mg03)

Sumber : Lahat Pos