12 Februari, Alat Peraga Diturunkan

LUBUKLINGGAU–Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lubuklinggau melaksanakan rapat/temu steakholder dan pemangku kepentingan pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau Tahun 2018. Bertempat di Jasamine Room SMart Hotel, Senin (22/1). Ketua Panwaslu Kota Lubuklinggau, Mirwan menuturkan kesepahaman yang dibahas mengenai tahapan atribut sosialisasi bakal calon dan tahapan kampanye setelah ditetapkan pasangan calon (Paslon) pada 15 Februari mendatang.

“Ada 2 poin kita sepakati, pertama mengenai diperbolehkannya bakal calon menggunakan atribut sosialisasi sampai batas waktu 12 Februari mendatang yang ke dua mengenai penurunan atribut ditanggal 12 Februari nanti. Dimana tim dari bakal calon wajib membantu Pol PP melepaskan atribut sosialisasi tersebut. Barulah setelah 15 Februari mendatang bakal calon akan difasilitasi oleh KPU terkait atribut kampanyenya,” jelas Mirwan.

Tahapan kampanye akan dimulai pada 15 Februari hingga 23 Juni mendatang, dan bila sudah masuk tahapan kampanye, semuanya akan difasilitasi oleh KPU termasuk tentang jumlah atribut kampanye dan ketentuan akan tempat yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan. Ia menambahkan, dari kesepahaman hari ini apabila tidak dilaksanakan maka akan kita berikan sanksi, baik lisan maupun tertulis. “Jangan sampai realisasinya tidak ada, karena kita tegaskan kita akan memberi sanksi baik ke paslon maupun ke tim pemenangan yang membandel,” pungkasnya. (HS-09)