140 Peserta OSN Bersaing Tembus ke Provinsi

Pembukaan OSN SMA-MA Tingkat Kota Lubuklinggau dilaksanakan di SMAN 5 Lubuklinggau, Kemarin (28/2)

Silampari Online, 

LUBUKLINGGAU – Bertempat di SMA Negeri 5 Lubuklinggau , 140 peserta lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) berkompetisi untuk menjadi juara dan tembus ke tingkat Provinsi. OSN tingkat SMA/Ma kota Lubuklinggau tersebut dibuka oleh Koordinator Pengawas (Korwas) Agustaman. Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo, diwakili Staf Kurikulum Dinas Provinsi Sayuti. Kemudian seluruh kepala SMA /MA se-Kota Lubuklinggau. Korwas Agustaman ketika diwawancarai mengatakan OSN tahun ini mengangkat tema “Sebagai barometer siswa yang berprestasi bertalenta dan berkarakter”.

Muat Lebih

Diikuti 140 peserta terbagi dalam sembilan mata pelajaran Fisika, Kimia ,Astronomi , Kebumian ,TIK, Ekonomi, Matematika, Biologi dan Geografi. Dikatakan Agustaman, adanya OSN ini, salah upaya dalam mengharumkan daerah. Karena bagi para juara akan mewakili daerah berlomba ditingkat provinsi, bila berhasil akan ketingkat Nasional dan Internasional .

Dalam kesempatan itu, ia meminta peserta dapat berkompetisi dengan baik dan tentunya diharapkan bisa tembus ke tingkatan lebih tinggi. Masih kata Agustaman , perlombaan diawasi oleh dewan guru SMAN 5, sedangkan yang bakal mengoleksi penilaian, dilakukan oleh pengawas-pengawas sekolah. Karena ruang sekolah dipakai, pelajar SMAN 5 di fakultatifkan atau belajar dirumah. “Lombanya hanya satu hari ini, jadi pelajar SMAN 5 belajar dirumah dulu,”ungkapnya.

Sementara itu , Staf Kurikulum Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Sayuti mengatakan OSN kemarin (28/2) secara nasional serentak dilaksanakan. “Diwaktu yang sama , OSN ini serentak dilaksanakan pada hari ini (kemarin) secara nasional,”ungkapnya.

Hasil pantauannya , Sayuti berkeyakinan ,pelajar dari kota Lubuklinggau bisa tembus ketingkat Nasional . Hal itu ia lihat dari beberapa peserta yang ikut ,pernah mengikuti OSN tahun lalu. Sehingga berdasarkan pengalaman dan kesiapan tentu lebih siap .

Ia juga menjamin, soal soal yang dilombakan terjaga kerahasiaannya. Masih kata Sayuti, setiap soal OSN memiliki limit waktu berbeda beda. Ia mencontohkan, pelajaran Fisika bahkan bisa mencapai 4 jam untuk menjawab soal. Begitupun mata pelajaran lain,juga ada yang cepat. Ditanyai reward , pihaknya tidak bisa berkomentar banyak, hanya saja, pelajar akan mendapatkan sertifikat. “Kalau dari sekolah masing masing mungkin ada reward bagi pelajarnya yang berhasil juara,”pungkasnya. (HS-09).