Peredaran Narkoba Makin Mengkhawatirkan

Silampari Online, 

LAHAT – Menelisik peredaran Narkoba di Kabupaten Lahat yang seakan tak terbendung lagi Maraknya peredaran Narkoba di Lahat saat ini semakin tak terkendali. Hal ini membuat pihak Polres Lahat semakin gencar melakukan penangkapan.
Namun disayangkan, dinilai sebagian pihak gencarnya pemberantasan yang dilakukan Polres Lahat, yang tertangkap hanya sebatas pengedar alias pesuruh bandar, sedangkan para gembongnya belum tertangkap. Bahkan beberapa waktu lalu tertangkapnya pengedar dan pemakai di SMAN 3 Lahat dengan barang bukti 7 paket sabu, 4 pelajar tersebut 3 dilepas dan 1 ditahan.

Melihat fenomena ini, Bahari sebagai salah satu anggota DPRD Kabupaten Lahat dari Kader Gerindra yang membidangi masalah Pendidikan di DPRD Lahat angkat bicara. Dikatakannya hal tersebut sangat mengkhawatirkan. ‘’Ini sangat mengerikan dan memprihatinkan. Kepada sekolah untuk memanggil orang tua murid, kenapa bisa terjadi demikian. Terus-terang saya sangat terkejut dengan penangkapan pelajar yang terlibat narkoba tersebut,’’ ujarnya, kamis (08/01).

Ia menambahkan, narkoba adalah salah satu perusak generasi muda, lebih jauh ia meminta kepada orang tua untuk mengawasi anaknya di rumah dan lingkungan dan pihak sekolah harus gencar melakukan razia. “Kepada guru dengan tertangkapnya 4 pelajar SMAN 3 diharapkan untuk lebih meningkatkan pengawasan dan penyuluhan narkoba terhadap siswa kapan. Bila perlu diadakan razia sebulan sekali,’’ tukasnya.

Senada dikatakan Tubagus Abdul Somad Sekretaris Komisi 4 DPRD Lahat. Tubagus menuturkan, untuk mengendalikan prilakuvsiswa atau pelajar maka harus diperkuat kedatangannya. ‘’Perlu diadakan penyuluhan agama. Juga pelajaran agama betul-betul diterapkan agar mengerti dengan keimanan,’’ cetusnya. Tubagus sangat berharap kepada pihak berwajib yaitu polisi, agar bisa mengusut sampai ke gembongnya. ‘’Jangan hanya pengedar kecil ditangkap,’’ pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Lahat AKBP Robby Karya Adi SIK menyatakan kebebasannya dalam memberantas narkoba. “Akan tetap diproses secara hukum,” tegasnya. (HS06)