oleh

254 Pekerja di PHK

-Utama-191 Dibaca

Silampari Online,

MUSI RAWAS- Massa pandemi yang tengah melanda berdampak terhadap gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) para pekerja yang ada di Bumi Lan Serasan Sekentenan. Bahkan, sedikitnya sudah ada 254 pekerja yang sudah di PHK dari berbagai perusahaan.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Rawas (Mura), H Mefta Jhoni melalui Kasi Perselisihan Hubungan Industrial, Subianto saat diwawancarai Harian Silampari, Kamis (10/12) diruang kerjanya.

Dikatakannya, dari Maret hingga November jumlah pekerja yang sudah di PHK mencapai 254 pekerja. Dimana, dari jumlah tersebut tersebar di PT Xlyo sebanyak 29 orang, PT Lubuklinggau Lestari 8 orang, PT PHML sebanyak 97 orang dan PT Evans Lestari mencapai 120 orang.

Kemudian, alasan PHK ini sendiri disebabkan oleh berbagai faktor. Diantaranya karena habis kontrak, memasuki masa pensiun dan efisiensi tenaga kerja.

Menurut ia, setiap perusahaan memiliki hak untuk melakukan PHK. Namun, tentunya harus sesuai dengan aturan yang ada seperti pekerja tersebut memang sudah memasuki masa pensiun dan kontrak berakhir.

Hanya saja, bagi pekerja yang statusnya sudah karyawan tetap maka berhak mendapatkan pesangon sesuai masa kerja. Sedangkan, kalau pekerja yang habis kontrak maka disesuaikan dengan kebijakan perusahaan. Namun, dari 254 pekerja yang telah d PHK belum ada menyampaikan gugatan baik ke Disnakertrans Mura maupun pengadilan hubungan industrial di Palembang.

Terlepas dari itu, diriny berharap agar kedepan gelombang PHK tidak bertambah. Sebab, jika tidak maka dikhawatirkan dengan adanya PHK ini akan menimbulkan jumlah pengangguran yang di Mura. (Krs)