oleh

Stop Penertiban Izin Lokasi Perusahaan Baru

-Tak Berkategori-277 Dibaca

Silampari Online, 

MUSI RAWAS– Kebijakan tegas diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) mengenai pemberian izin lokasi terhadap perusahaan baru yang akan berinvestasi di Bumi Lan Serasan Sekentenan. Mengingat, penerbitan izin lokasi tidak akan diberikan karena fokus melakukan penataan terhadap perusahaan yang telah beroperasi.
Penegasan ini disampaikan, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Yudi Fachriansyah Ishak saat diwawancarai Harian Silampari, beberapa hari yang lalu diruang kerjanya.
Dijelaskannya, berdasarkan kebijakan Bupati Mura H Hendra Gunawan untuk penertiban izin lokasi bagi perusahaan yang baru tidak akan diberikan. Sebab, disamping adanya pertimbangan lain tentunya langkah ini dkarenakan untuk menata perusahaan yang ada sebelumnya telah beroperasi.
“Kita juga mendorong izin yang telah habis usaha perkebunannya untuk memproses hak guna usaha (HGU) usaha masing-masing,”jelasnya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk penerbitan izin lokasi tahap pertama mencapai tiga tahun. Dimana, bila selama pengoperasiannya sudah mencapai 50 persen maka bisa diperpanjang satu tahun. “Artinya bilamana pasca izin lokasi dikeluarkan hingga tiga tahun dari 1000 hektar izin tidak mencapai 500 hektar maka tidak akan diperpanjang,”terangnya.
Hanya saja, terkadang ada masyarakat yang menyalahi persepsi bahwa jika izin lokasi merupakan izin pemberian hak menguasai lahan masyarakat. Melainkan, pada dasarnya izin yang diberikan untuk pihak perusahaan dalam berusaha untuk mengelola lahan sesuai batas izin lokasi yang diberikan. “Sebagai contoh walaupun izin lokasi dikeluarkan untuk perusahaan mencapai ribuan hektar. Akan tetapi, masyarakat berhak memilih untuk ikut atau tidak dalam melakukan pembebasan lahan,” terangnya. (HS-05)
(SELENGKAPNYA BACA HARIAN SILAMPARI EDISI SENIN, 26 MARER 2018)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Harian Silampari merupakan nama daerah di Bumi Silampari yang memiliki tiga wilayah satu kota dan dua kabupaten di provinsi Sumsel