27 Rumah Diterjang Puting Beliung

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : KRISMANTO/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>BANTUAN : </strong>Camat TPK Kabupaten Mura, Dien Candrabdidampingi Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Mura serta unsur tripika menyerahkan bantuan dari Bupati Mura, H Hendra Gunawan kepada korban.

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Warga Desa Simpang Gegas Temuan Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) dikagetkan dengan datangnya bencana angin puting beliung Rabu (9/1) sekitar Pukul 01.30 WIB dini hari. Akibatnya, 27 rumah rusak dan tiga diantaranya rusak berat.

Muat Lebih

Camat TPK Kabupaten Musi Rawas (Mura), Dien Candra mengatakan, bahwa berdasarkan keterangan warga kejadian tersebut secara tiba-tiba dan angin puting beliung disertai hujan deras.

“Saat kejadian warga sedang berada didalam rumah dan tidur. Namun, seketika angin puting beliung datang dan merusak rumah warga membuat warga berhamburan keluar rumah,”jelas Dien kepada Harian Silampari, Rabu (9/1).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Tapi, sedikitnya 27 rumah rusak dan tiga diantaranya rusak berat. Bahkan, satu penangkar kandang ayam juga ikut rusak.

“Untuk kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Namun, pasca kejadian ini kami langsung meninjau lokasi dan memberikan bantuan bersama BPBD dan unsur tripika di Desa tersebut,” terangnya.

Senada disampaikan, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, Paisol menjelaskan, setelah menerima laporan petugas langsung turun ke lapangan untuk melakukan pendataan terhadap dampak khususnya rumah warga yang terkena angin puting beliung tersebut.

“Untuk penyebab musibah ini karena hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Mura khususnya di Kecamatan TPK,” tutur Paisol.

Selain itu, disamping melakukan pendataan Bupati Mura melalui BPBD memberikan bantuan sementara bagi warga menjadi korban bencana berupa terpal untuk menutup atap yang rusak disamping berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk tindakan lebih lanjut.

“Kita imbau masyarakat tetap waspada. Karena saat ini cuaca ekstrim dan berpotensi menimbulkan angin cukup tinggi. Sehingga, berpotensi angin puting beliung,” pungkasnya. (HS-03)