3 Bulan Tegangan Listrik Tidak Normal

Salah satu warga Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan menunjukkan kondisi trapo yang baru dan membuat tegangan listrik di Dusun I-IV tak stabil

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS– Warga Dusun I-IV Desa Semeteh mengeluhkan sejak tiga bulan terakhir tegangan listrik yang tidak normal. Akibatnya warga tidak bisa menyalakan barang-barang elektronik, hanya sebatas lampu saja.

Kepala Desa (Kades) Semeteh Kecamatan Muara Lakitan menceritakan, bahwa tiga hari sebelum perayaan idul fitri lalu trapo listrik di gardu induk meledak dan diganti dengan yang baru. Bahkan, semenjak trapo baru tegangan listrik khususnya di Dusun I-IV tidak normal. “Pasca digantinya trapo ini maka warga hanya bisa menyalakan lampu saja. Sedangkan, kalau untuk menghidupkan barang elektronik seperti televisi, kulkas dan sebagainya tidak bisa atau dikenal dengan istilah tidak narik,”cerita Arman kepada Harian Silampari, Kamis (5/9).

Ada warga yang mencoba menyalakan barang elektroniknya khususnya televisi dan terjadi kerusakan. Sebab, kemungkinanya api listrik yang tidak mencukupi. “Saya pernah melaporkan masalah ini ke petugas PLN di Kecamatan Muara Lakitan dan alasan dari petugas tegangan listrik belum normal karena trapo tidak bisa dinaikkan sekaligus, melainkan bertahap kendati sudah berlangsung empat bulan,”terangnya.

Terlepas dari itu, ia meminta kepada pihak PLN Muara Beliti untuk turun kelapangan secara langsung guna melakukan pengecekan serta perbaikan agar tegangan listrik khususnya di Dusun I-IV bisa kembali normal seperti biasa dan tidak terbatas untuk menyalakan lampu saja. “Intinya kami minta agar secepatnya ada perbaikan. Jangan sampai, warga membayar tagihan listrik setiap bulannya namun tidak diimbangi dengan pelayanan yang maksimal,”sindirnya.

Sementara itu, Manajer PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Area Lahat Rayon Muara Beliti, Zera Fitrizon mengakui adanya kerusakan trafo di Desa Semeteh. Sehingga, karena mendesak serta trafo Tap Khusus tidak ada maka sementara dipasangkan trafo biasa. “Kondisi tersebut sudah masuk catatan kami untuk penormalan saat nanti trafo baru masuk atau ada maka diganti,”pungkasnya. (HS-03)