5 Desa Akan Laksanakan Pilkades Desember Mendatang ?

Foto : Kepala DPMDP3A Kabupaten Empat Lawang, Agus Rochmad Basuki. 

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Berdasarkan data yang terhimpun, setidaknya 5 desa di Kabupaten Empat Lawang, akan diserentakkan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades)-nya yang dijadwalkan pada Desember akhir tahun ini.

Desa-desa tersebut antara lain, Desa Canggu Kecamatan Talang Padang dan Desa Air Mayan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker).

Selanjutnya, Desa Lubuk Cik, Desa Endalo dan Desa Sukarami. Ketiga desa itu ada di wilayah Kecamatan Lintang Kanan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Empat Lawang, Agus Rochmad Basuki mengakui adanya rencana Pilkades serentak gelombang ketiga di Kabupaten Empat Lawang dan itu memang pihaknya jadwalkan pada Desember mendatang.

“Kalau tidak ada halangannya, memang kita jadwalkan Desember mendatang pelaksanaan Pilkades serentak gelombang ketiga di Emoat Lawang. Kepastiannya ada pada anggaran, kalau anggarannya masuk di APBD Perubahan tahun ini, maka pasti akan kita laksanakan,” jelas Agus Rochmad Basuki saat dibincangi Harian Silampari di ruang tugasnya, Jum’at (6/9/2019).

Namun kalau tidak ada pos anggarannya, lanjut dia, terpaksa Pilkades serentak tersebut di undur pelaksanaannya. “Kalau waktu pembahasan APBD Perubahan lalu, pos anggarannya tidak dicoret. Mudah-mudahan tetap ada di APBD Perubahan,” ujarnya.

Selain kepastian anggaran, masalah regulasi pelaksanaan Pilkades serentak itu juga akan dibahas terlebih dahulu. “Termasuk Perbub-nya dan tekhnis pelaksanaannya bagai mana, itu mesti kita bahas terlebih dahulu,” katanya.

Dipaparkannya, desa-desa yang akan mengikuti Pilkades gelombang ketiga ini, merupakan desa-desa yang sudah habis masa jabatan Kades defenitifnya. Saat ini kades yang memimpin desa-desa itu, merupakan penjabat sementara (Pjs).

“Kalau untuk desa yang dipimpin Pjs karena kades defenitifnya berhenti karena ada persoalan, tetap saja pilkadesnya dilaksanakan tahun berikutnya (2021). Untuk tahun ini kita fokus menyelesaikan pilkades serentak gelombang ketiga dahulu (yang sempat tertunda karena agenda Nasional pileg dan pilpres lalu),” terangnya.

Kalau harapan pihaknya, lanjut Kadis, tidak ada lagi desa yang dipimpin Pjs Kades. Mendekati masa jabatan Kades defenitif berakhir, kalau bisa Pilkades sudah digelar.

“Sebab, Pjs Kades itu waktunya sangat singkat. Paling lama satu tahun harus keluar SK baru,” tukasnya. (HS-05)