50 Hektar Lahan Milik PT CLBB Terbakar

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS– Sedikitnya 50 Hektar lahan milik PT Citra Loka Bumi Bangunan (CLBB) yang berada di Desa Semangus Lama Kecamatan Muara Lakitan terbakar. Bahkan, kebakaran lahan tersebut sudah masuk hari kedua dan belum kunjung padam.
“Sudah dua hari kebakaran lahan tersebut belum padam. Dimana, luas lahan yang terbakar sudah 50 hektar lebih,”jelas Herdi (40), warga Desa Semangus Lama kepada Harian Silampari, Rabu (4/9).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, kebakaran tersebut sudah berusaha dipadamkan oleh pihak perusahaan. Namun hingga kini lahan masih terbakar.
“Api terus membakar lahan, dikhawatirkan nanti merambat ke lahan milik warga dan kebakaran lahan itu terjadi pada Senin hingga sekarang belum padam,”terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Semangus Lama Kecamatan Muara Lakitan, Jusani membenarkan adanya kejadian kebakaran lahan milik PT CLBB dan telah melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk dilakukan pemadaman. Sebab, saat ini api telah merambat ke lahan warga di Desa Mambang dan Bingin Jungut Kecamatan Muara Kelingi.
“Kami khawatir kalau api tidak dipadamkan maka merambat lahan warga Desa Semangus,”tutur Jusani.
Sedangkan, Kepala BPBD Kabupaten Musi Rawas (Mua), Paisol menjelaskan, dalam memadamkan kebakaran di lahan milik PT CLBB maka pihaknya sudah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC). Namun, hingga saat ini api belum kunjung padam.
“Petugas TRC sudah ada yang dilapangan, tapi belum maksimal. Dimana, hal itu dikarenakan masih minimnya peralatan kendati telah menurunkan kekuatan penuh, seperti mobil Damkar seluruhnya akan dikerahkan,”aku Paisol.
Terlepas dari itu, ia sendiri yang akan turun guna mencari tahu penyebabnya dan mengapa kejadian tersebut lambat dilaporkan. Sebab, berdasarkan informasi yang dirinya dapatkan, bahwa disana lahan campuran, api yang ada merambat kebawah.
“Kemungkinan disana ada lahan gambutnya juga. Sehingga, jika tidak cepat ditangani maka api akan terus merambat dan sulit dipadamkan,”pungkasnya. (HS-03)