600 Pelanggan Nunggak Bayar PAM, 110 Pelanggan Diputus

Satu dari 110 SR PAM pelanggan yang diputus oleh petugas BLUD-SPAM Muara Beliti akibat menunggak membayar tagihan

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS– Badan Layanan Umum Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (BLUD-SPAM) Kecamatan Muara Beliti mencatat setidaknya ada 600 sambungan PAM di 12 Ibu Kota Kecamatan (IKK) yang menunggak. Dari jumlah tersebut 110 S diantaranya telah diputus. “Untuk tahun ini ada 600 SR pelanggan PAM yang akan ditertibkan karena menunggak membayar tagihan,” jelas Plt Kepala UPT BLUD-SPAM Kecamatan Muara Beliti, Agus Hilman saat diwawancarai Harian Silampari, Kamis (5/9) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa dari 600 pelanggan tersebut 110 diantaranya telah ditertibkan atau diputuskan sambungannya dan sebagian besar merupakan pelanggan di Kecamatan Muara Beliti. “SR PAM yang diputus ini mayoritas menunggak diatas tiga bulan tagihan. Untuk jumlah tagihan 110 pelanggan mencapai Rp 164 juta,” terangnya.

Menurutnya, untuk jumlah pelanggan PAM terdata mencapai 8272 SR tersebar di 12 Kecamatan dan 72 Desa wilayah Bumi Lan Serasan Sekenenan. Dari jumlah tersebut 600 diantaranya menunggak belum membayar tagihan PAM. “Secara keseluruhan biaya tunggakan sebesar Rp900 juta. Sehingga, bilamana tidak ditertibkan maka angka tersebut akan terus membengkak,”bebernya. Mengenai alasan pelanggan yang menunggak sendiri. Maka dirinya mengakui dikarenakan pelanggan tidak mempunyai uang, lupa membayar, PAM tidak digunakan lagi dan lain sebagainya.

“Intinya terlepas apapapun alasan pelanggan bilamana tidak membayar tagihan maka akan kami tindak tegas yakni dengan melakukan pemutusan sebelum tunggakan tersebut dilunasi,”tegasnya. Terlepas dari itu dirinya menghimbau agar para pelanggan dapat mematuhi untuk membayar tagihan setiap bulannya. Jangan sampai, para pelanggan yang ada hanya menuntut pelayanan tanpa memenuhi kewajibannya. “Intinya kita minta kesadaran warga agar bisa menjadi pelanggan yang patuh. Sebab, bila tunggakan terus membengkak tentu daerah yang akan dirugikan,”pungkasnya. (HS-03)