7 Oknum ASN Terjaring Razia

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Empat Lawang, kembali menggelar razia. Jika sebelumnya pelajar yang membolos sekolah kena razia, kali ini aparatur sipil negara (ASN) yang berkeliaran di pasar saat jam kerja, menjadi sasaran razia anggota penegak peraturan daerah (Perda) tersebut, Kamis (1/2).

Kepala Dinas Satpol PP dan Linmas Kabupaten Empat Lawang, Candra mengatakan, pada razia ASN yang berkeliaran di pasar saat jam kerja tersebut, pihaknya berhasil menjaring sebanyak 7 (tujuh) ASN dari berbagai instansi dalam lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang.

“Tidak seperti pada razia pelajar, di razia ASN ini kita hanya mendata oknum ASN yang diduga berkeliaran di jam kerja. Selanjutnya, melaporkan oknum ASN yang terjaring tersebut, ke BKPSDM Kabupaten Empat Lawang,” jelas Candra saat dibincangi Harian Silampari di Tebing Tinggi.

Menurut Candra, dalam melaksanakan kegiatan razia, anggotanya selalu dihimbau untuk tetap berlaku sopan dalam menjalankan tugas. “Oknum ASN yang terjaring tersebut kita tanyai dengan sopan, selanjutnya didata dan selepasnya kita persilahkan mereka melanjutkan aktivitasnya,” terangnya.

Menurut Candra, pihaknya akan terus melakukan kegiatan semacam ini secara berkala. Bahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan menempatkan personilnya untuk berjaga-jaga di perbatasan, untuk mendata para pegawai yang meninggalkan wilayah daerah saat masih hari kerja.

“Seperti besok (hari ini, red), pada hari Jum’at biasanya banyak ASN yang pulang ke luar daerah lebih awal, padahal masih jam kerja. Itu juga akan kita data dan akan kita laporkan ke Bupati Empat Lawang,” cetusnya.

Dikatakannya, pada razia pelajar beberapa waktu lalu, pihaknya mendapat dukungan positif dari para orang tua/wali murid. Bahkan beberapa diantaranya mendukung tindakan yang dilakukan anggotanya, agar para pelajar tersebut kapok membolos sekolah.

“Dengan adanya dukungan ini, tentu saja kita mengucapkan banyak terima kasih. Dan insyallah akan terus kita lakukan secara berkala, agar tidak ada lagi para pelajar yang membolos sekolah,” tandasnya. (HS-04)