Satu Untuk Semua

837 Unit RTLH Direhab‎

Silampari Online,

MUSI RAWAS- Sedikitnya 837 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang ada di Bumi Lan Serasan Sekantenan, akan direhab oleh pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk mengentaskan kemiskinanan dan mewujudkan rumah sehat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Mura, H Nito Maphilindo melalui Kabid Perumahan, Abu Hanifah mengatakan, untuk program RTLH dianggarkan melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), dana alokasi khusus (DAK) dan anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

“Untuk tahun ini kuota rehab RTLH sebanyak 837 unit yang realisasinya tersebar di 14 kecamatan yang ada di Mura,” jelas Abu kepada Harian Silampari, Kamis (12/7).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, kuota yang tersedia diakui masih tidak sebanding dengan data jumlah RTLH dari data kemiskinan yang dikeluarkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Mura yang mencapai 34.000 unit rumah. “Untuk tahun sebelumnya kita sudah melaksanakan program yang sama. Karena memang, secara untuk rehab dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada,” terangnya.

Menurutnya, sejak 2015 lalu, setidaknya sudah sebanyak 1.587 unit rumah yang dikategorikan RTLH sudah direhab. Sehingga dari 34.000 RTLH yang ada di Mura saat ini hanya tersisa kurang lebih sebanyak 32.000 unit. “Kita bertahap melakukannya, mengingat jumlah kuota yang ada tidak sebanding dengan jumlah rumah yang harus direhab,” tuturnya.

Selain itu, untuk pelaksanaan program tersebut sudah mulai dilakukan setelah verifikasi rehab RTLT tahap pertama (T-1) 2018 pada November 2017 lalu. Namun, dari 300 unit RTLH yang masuk kategori untuk direhap di satu wilayah saja yakni enam Desa di Kecamatan Jayaloka.

“Untuk anggaran setiap rumah yang akan direhab sebesar Rp15 juta dan bukan diberikan dalam bentuk uang. Melainkan, berupa material bangunan,” ungkapnya. (HS-03)

Komentar
Loading...