9.163 Warga Belum Perekaman KTP-el

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS– Setidaknya ada 284.914 warga Bumi Lan Serasan Sekentenan yang wajib perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Dari jumlah tersebut masih tersisa 9.163 warga yang belum perekaman. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura), H.Y Mori melalui Kabid Pendaftaran Penduduk, Darwin kepada Harian Silampari, Selasa (10/9).

Muat Lebih

Dijelaskannya, bahwa untuk jumlah wajib perekaman di Mura per 28 Agustus 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 293.576 jiwa. Sedangkan untuk realisasi perekaman hingga per 28 Agustus 2019 sudah mencapai 96,79 persen. “Dari realisasi tersebut hanya tersisa 9.136 jiwa warga wajib perekaman belum melakukan perekaman. Namun, jumlah tersebut tentunya sudah berkurang dari pelayanan yang dilakukan hingga hari ini (kemarin),”jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, dari 9.163 warga yang belum perekaman diantaranya Kecamatan Tugumulyo 605 jiwa, Muara Lakitan 1.542 jiwa, Muara Kelingi 1.050 jiwa, Jayaloka 142 jiwa, Muara Beliti 707 jiwa, dan Kecamatan STL Ulu Terawas 884 jiwa. “Disusul Kecamatan Selangit 559 jiwa, Megang Sakti 1.054 jiwa, Purwodadi 237 jiwa, BTS Ulu 839 jiwa, Tiang Pumpung Kepungut (TPK) 418 jiwa, Sumber Harta 129 jiwa, Tuah Negeri 557 jiwa dan Kecamatan Sukakarya 382 jiwa,” bebernya.

Menurutnya, dengan masih adanya wajib KTP-el yang belum melakukan perekaman tersebut. Maka pihaknya akan terus melakukan pelayanan jemput bola hingga ke pelosok Desa. “Asalkan ada permintaan dari Pemerintah setempat dengan menyiapkan warganya kami akan datang disamping memang sudah dijadwalkan agenda rutinitas untuk pelayanan keliling secara mobile,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura, Aliudin meminta agar Pemerintah Desa (Pemdes) khususnya Kepala Desa (Kades) bersama Camat untuk melakukan pendataan apa yang menjadi kendala masyarakat yang belum perekaman. “Kades dan Camat harus cepat dan tanggap untuk penuntasan perekaman E-KTP. Apalagi, identitas kependudukan sangat penting bagi masyarakat,”pungkasnya. (HS-03)