904 Warga Binaan Bakal Dapat Hak Pilih

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : AAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> Andri Affandi Komisioner KPU Lubuklinggau

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Sebanyak 904 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan mendapatkan fasilitas hak pilihnya pada pemilihan Presiden dan wakil Presiden Republik Indonesia 2019.

Muat Lebih

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Komisioner KPU Sumsel Hendri Amawija dan Komisioner KPU Lubuklingga Andri Affandi, Vera, Riko Saputra, Bambang Irawan dan Perwakilan dari Disdukcapil Bobianto.

Komisioner KPU Sumsel Hendri Amawijaya mengatakan jika pihaknya melakukan kordinasi dengan petugas Lapas dan petugas Disdukcapil dalam rangka pendataan warga binaan yang ada dilapas.

“Tujuanya untuk memastikan warga binaan yang ada dilapas terfasilitasi hak pilihnya,”kata Hendri Amawijaya, Senin (14/1) sekitar pukul 11.30 WIB di Lapas Lubuklinggau.

Dilanjutkan Hendri Jangan sampai warga binaan tidak menyalurkan hak pilihnya karena kondisi yang tidak seharusnya, dan mudah-mudahan atas bantuan semua pihak dari Disdukcapil dan Lapas hak pilih warga binaan terfasilitasi.

Kegiatan Ini dikatakan Hendri merupakan agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh Disdukcapil.

“Nanti kita akan ada TPS khusus di Lapas dan dilapas ini semuanya akan masuk dalam pemilih tambahan, karena warga binaan tidak bisa menggunakan hak pilih sesuai dengan domisili mereka berada, kerana keadaan tertentu,”ujarnya.

Untuk TPS Khusus, tetap mengacuh pada Undang-undang, yakni satu TPS tidak bole lebih dari 300 pemilih, dan apabilah lebih dari 900 pemilih maka TPS akan diletakan sebanyak empat 4 TPS,”ujarnya.

Sementara Kalapas Lubuklinggau Imam Purwanto menambahkan jumlah penghuni Lapas sebanyak 904  orang dan 300 diantarannta adalag tahanan sisanya adalah Narapidana.

“Mudah-mudahan warga binaan seluruhnya bisa mendapatkan haknya untuk memilih,”pungkasnya.(HS-01)