Advokasi HM Syarif Hidayat Sampaikan 43 Bukti Surat Dugaan Pelanggaran Paslon Pilkada Muratara

 

Silampari Online,

Bacaan Lainnya

Senin (12/10/2020), Tim Hukum dan Advokasi H.M. Syarif – H.Surian, Irwan, Alamsyah Putra, dan Randa Alala menyampaikan surat ke persidangan terbuka Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara ( PT.TUN) Medan.

“Ya, Benar kami sudah menyerahkan bukti-bukti surat dipersidangan hari ini, Kami Penggugat sampaikan untuk Rabu sebanyak 43 Bukti Surat menyangkut perbedaan Nama, Tanggal Lahir An. Innayatullah, Berkas BB.1 KWK / Pernyataan Pendaftaran selaku Bakal Calon Bupati An. Innayatullah ) dan BB.2 KWK / Biodata Innayatullah Maju selaku Bakal/ Calon Bupati juga,” kata Irwan Alamsyah Putra.

Jadi dari bukti itu secara hukum Administrasi jelas Antara Devi Suhartoni dan Innayatullah Berebut Maju selaku Calon Bupati ini pun berkas yang disampaikan pihak KPU Musi Rawas Utara Selaku Tergugat, Jadi pertanyaan nya siapa Calon Wakil Bupati nya? Hal ini jelas bertentangan dengan PKPU No. 1, No. 3 Maupun PKPU No. 9 Tahun 2020, dan melanggar Undang- Undang Administrasi Pemerintah tentang Asas Kepastian Hukum dan Asas Kecermatan yang dilakukan Tergugat atas berkas paslon Devi – Innayatullah, maka kita minta Pengadilan mencoret Paslon Devi Suhartoni – Innayatullah karena cacat administrasi dan tidak sah. “Ini sangat fatal,” ucap Alamsyah Putra dan Tanda usai Persidangan.

Beberapa bukti-bukti yang diserahkan ke Majelis Hakim selain itu ada pula dugaan tentang Pelanggaran Perbuatan Tercela yakni dugaan ada beberapa media dan bukti laiinya, semua dilampirkan juga bukti nya dipersidangan tadi, termasuk Ijazah – Ijazah yang bersangkutan Innayatullah itu berbeda tanggal lahir dan berbeda namanya dengan berkas yang lain, tidak ada nomor, tidak ada tanggal, tidak ada tahun legalisir termasuk Ijazah Devi Suhartoni juga tanpa Nomor, tanggal, bulan, tahun legalisirnya, Hal ini semua kita minta di uji secara administrasi sebagaimana dimaksud Pasal 10 Ayat ( 1 ) UU Administrasi Pemerintahan ( AP).

Sedangkan untuk Pihak Komisi Pemilihan Umum Musi Rawas Utara selaku tergugat melalui kuasanya tadi juga sudah menyampai bukti surat sebanyak 17 Bukti surat, khusus Model BB1.KWK dan Model BB.2 KWK ternyata benar sama dengan bukti Penggugat bahwa benar Innayatullah Maju selaku Bakal/ Calon Bupati Bukan Wakil Bupati Musi Rawas Utara.

” Hal ini jelas melanggar Peraturan Perundang- Undangan UU AP dan PKPU karena tidak cermat masa selaku pasangan tapi di berkas berebut maju selaku Calon Bupati,” tegasnya.

Sesuai penundaan persidangan agenda selanjutnya yakni Rabu esok agenda pemeriksaan saksi pihak Penggugat.

Untuk diketahui kami selaku Kuasa Hukum Penggugat tim terdiri dari Saya sendiri Randa Alala Ridho, Irwan, Abdul Aziz, Alamsyah Putra dan Ilham Patahillah, Namun yang hadir di Persidangan hari ini Yakni kami bertiga saja, Karena Rekan Abdul Aziz ada persidangan di Linggau, sedangkan Rekan Ilham Patahillah menjadi tim hukum Paslon Gubernur Bengkulu Bapak Agusrin lagi sidang pula di Bengkulu.

“Kami yakin dan optimis bahwa Gugatan Kami secara hukum berdasarkan hukum jelas dan tegas ada indikasi kuat terjadi cacat administrasi tentang Persyaratan An. Innayatullah dari Paslon Devi Suhartoni – Innayatullah di coret dari Paslon telah sepatutnya apabila di kabulkan Majelis Hakim PT.TUN.Medan Ucap Penutup Randa Alala,” pungkasnya. (Rilis)