Air Sungai Semangus Meluap, Rumah Warga Terendam

Kondisi banjir di Desa Sembatu Jaya Kecamatan BTS Ulu dan sebaliknya banjir di empat Desa serta dua Kelurahan sudah mengering (Foto istimewa)

SILAMPARI ONLINE,

MUSIRAWAS– Bencana banjir terus meluas, kali ini Desa Sembatu Jaya Kecamatan BTS Ulu sudah terendam banjir luapan sungai Semangus. Sedangkan, untuk banjir di lima Desa dan dua Kelurahan sudah mengering.
“Luapan air sungai semangus terjadi kemarin, sekarang debit air terus naik, rumah warga sudah ada yang terendam, begitu juga akses jalan terputus,” kata Kepala Desa (Kades) Sembatu Jaya Samsul Bahri kepada Harian Silampari, Selasa (11/2/2020).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, luapan sungai semangus masuk melalui sungai sembatu dan sungai pering yang posisinya berada didalam Desa Sembatu Jaya.
“Desa kami dibelah oleh dua sungai, yakni sungai pering dan sungai sembatu, luapan sungai semangus masuk dari dua sungai tersebut,”terangnya.
Menurutnya, luapan sungai semangus tidak hanya merendam rumah warga. Akan tetapi juga jalan dalam Desa hingga memutuskan akses jalan. “Debit air terus naik, saya sudah koordinasi dengan Camat BTS Ulu, BPBD dan Dinsos,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Paisol didampingi Kasi Logistik dan Kedaruratan, Eko Sefriwan menjelaskan, memang untuk di Desa Sembatu Jaya terendam banjir. Sehingga, pihaknya telah meminta Kades Desa tersebut jumlah rumah warga yang terdampak banjir.
“Memang untuk debit banjir di Desa Sembatu Jaya naik,”tutur Paisol.

Bacaan Lainnya

Hanya saja, untuk tiga Desa di Kecamatan BTS Ulu yakni Mulyoharjo, Palawe, Pangkalan Tarum termasuk Kelurahan Bangun Jaya berangsur sudah mongering. Termasuk, di Kelurahan Muara Kelingi dan Desa Bingin Jungut juga sudah surut.

“Kalau untuk Kecamatan Muara Lakitan masih tergenang kendati ada penurunan debit air hingga 30 cm dari sebelumnya 70 cm sampai 1 meter. Namun, untuk hari ini (kemarin) dilakukan pemasangan hidron umum untuk suplai air bersih dari Kementrian PU-PR,”ungkapnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mura, Agus Susanto mengakui hari ini (kemarin) Pemkab kembali menyalurkan bantuan untuk tiga kecamatan yang terendam banjir. Dimana, bantuan mie instan untuk Kecamatan Muara Lakitan sebanyak 714 dus, air mineral sebanyak 864, untuk Kecamatan Muara Kelingi bantuan mie instan sebanyak 84 dus dan air mineral 84 dus, dan bantuan mie instan untuk Kecamatan STL Ulu Terawas sebanyak 100 dus dan air mineral 357 dus. Bahkan, untuk penyaluran bantuan khususnya di Kecamatan BTS Ulu dikoordinir Wakil Bupati (Wabup) Mura, Hj Suwarti langsung.

Sumber : Harian Silampari