oleh

Akomodir Usulan, Pemerintah Kecamatan Megang Sakti Selenggarakan Musrenbang

Silampari Online 

MUSI RAWAS- Pemerintah kecamatan Megang sakti Kabupaten Musi Rawas (Mura) melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Rabu (10/3/2021) di Kecamatan Megang Sakti.

Acara dihadiri langsung Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Mura, Hj Suwarti, anggota DPRD Mura, Siswantora, Supandi, Suprayitno, H Taslim, Richardo, Kepala Bappeda, H Nanti Kasih, Kapolsek, Danramil, Camat Megang Sakti, H Herry Achmadi JS, Lurah, Kades, BPD serta tokoh masyarakat.

Hj Suwarti mengatakan pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan untuk menyusun RKPD Kabupaten Mura tahun 2022 untuk menjalankan amanat undang-undang nomor 25 tentang sistem rencana pembangunan nasional, yang memaduserasikan usulan pembangunan Pemerintah Desa dengan perencanaan teknokratik dari masing-masing Desa.

Selain itu, ia juga meminta agar pemekaran pasar Megang Sakti. Mengingat pasar ini sangat sempit dan di musim hujan terkadang sering banjir.

“Silahkan Dinas Perkim ikut memikirkan hal ini,”pinta Wabup.

Sementara itu, Camat Megang Sakti, H Herry Achmadi menjelaskan bahwa setiap tahun Musrenbang selalu rutin dilaksanakan rangka menjaring, mengakomodir kebutuhan, yang dianggap sangat prioritas oleh masyarakat  dalam hal pembangunan baik fisik,ekonomi maupun sosial.

Kemudian, untuk tahun 2021 ini Megang Sakti mendapatkan pembangunan infrastruktur jalan dan sudah dititik nol dari Desa SP3 hingga SP 2 sepanjang kurang lebih 590 meter cor beton dan juga yang menjadi persoalan utama jalan yg berada di Kelurahan Talang Ubi sampai ke Megang Sakti III akan dibangun oleh Pemkab Mura.

“Untuk usulan dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Megang Sakti tahun 2021 ini dapat banyak usulan, usulan tersebut, berasal dari 19 Desa dan 2 Kelurahan dalam Kecamatan Megang Sakti. Semoga usulan yang disampaikan dapat diakomodir Pemkab Mura di tahun 2022,”tutur Camat.

Terakhir, ia menyampaikan sebentar lagi Desa di wilayah Kecamatan Megang Sakti akan mengadakan Pilkades serentak sebanyak 14 Desa. Sehingga, ia menghimbau kepada bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) silahkan berkontestasi dengan baik.

Sedangkan, anggota DPRD Kabupaten Mura, Siswantora mengatakan Musrenbang ini merupakan kegiatan tahunan untuk menyusun rencana pembangunan atau program Pemkab untuk tahun 2022 jangan terlalu inovatif sehingga kita melupakan masyarakat disekitar.

“Saya sudah tiga kali mengajukan pengerukan di ruas sungai senaro, kalau musim penghujan 3 Desa terkena imbasnya bukan hanya sekedar perumahan warga tapi juga pertanian juga terkena imbasnya. Sehingga, ia berharap ditahun 2022 mendatang segera terealisasi dari Pemkab Mura. Mengingat sungai senaro merupakan pengairan persawahan di tiga Desa,”pungkasnya. (Pendi)