Akses Jalan Desa Bina Karya Sp 5 Menuju Desa Biaro Putus, Ini Harapan Masyarakat

Akses jalan Desa Bina Karya Sp 5 menuju Desa Biaro Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara terputus, setelah diterjang banjir. Akibat hal tersebut banyak masyarakat yang mengeluhkan dengan kondisi jalan tersebut, Minggu,(16/2)/2020. Foto Apriansyah-Harian Silampari

SILAMPARI ONLINE,

MURATARA-Akses jalan Desa Bina Karya Sp 5 menuju Desa Biaro Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara terputus, setelah diterjang banjir. Akibat hal tersebut banyak masyarakat yang mengeluhkan dengan kondisi jalan tersebut, Minggu,(16/2).

Muat Lebih

Seperti yang diungkapkan Budi (27) warga Desa Bina Karya sp5, bahwa akibat luapan air Sungai Liam membuat jalan penghubung antar Desa Bina Karya menuju Desa Biaro baru terputus dan akses jalan lumpuh total. Dengan menggunakan alat seadanya masyarakat saling bahu-membahu memperbaiki jalan dengan cara membuat jembatan darurat , dengan menggunakan papan dan kayu yang ada di sekitaran. Hal tersebut bukan hanya kali ini saja terjadi, akan tetapi sudah sangat sering terjadi , apa lagi pada saat musim hujan datang. Tidak heran jika ada dari pengguna jalan tersebut terjatuh ke bawah jembatan darurat, karena licin dan kondisi jembatan kecil.

“Kami berharap kepada pemerintah baik itu dari kecamatan, ataupun pemerintah kabupaten agar di tahun ini bisa dianggarkan dalam pembuatan jembatan permanen, mengingat ini adalah sala satu jalan alternatif bagi masyarakat Desa Bina Karya dan Desa Biaro Baru.

Hal sama dikeluhkan Egi warga desa Biaro baru, kondisi jalan tersebut, setiap kali datang musim penghujan kondisi jalan hancur bahkan lumpuh total. Untuk bisa melewati jalan tersebut masyarakat berusaha memperbaiki jalan dengan cara membangun jembatan darurat.

Sementara itu saat di konfirmasi terpisah oleh Kepala Desa(kades) Bina Karya , Dumiyati mengatakan, sejak di bukanya jalan tersebut memang belum ada sentuhan khusus mengenai jalan. Entah itu akan di bagun jembatan di tepat yang rawan banjir ataupun di bangun jalan yang layak untuk di lewati oleh masyarakat. Lanjut kades, Ada beberapa spot jalan yang sangat mengkuatirkan bagi masyarakat saat datang musim penghujan, dan suda menjadi langganan dengan kondisi jalan hancur bahkan lumpuh total.

“Mengingat jalan tersebut adalah salah satu jalan pintas untuk menuju desa tetangga, jika di biarkan terus seperti ini, maka perekonomian masyarakat bisa-bisa terganggu,” ucapnya.

Bukan hanya masyarakat biasa saja yang melewati jalan tersebut, akan tetapi bpegawai dari kantor kecamatanpun ada yang melewati jalan tersebut. “Kami berharap bagi pemerintah desa, semoga di tahun ini ataupun tahun yang akan datang bisa di bangun dan di prioritaskan untuk perbaikan jalan dan pembangunan jembatan,” pungkasnya.

Penulis : Apriansyah
Editor : Agus Hubya H