Akses Mobilisasi Hasil Pertanian Lumpuh

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : BADRI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>CEK : </strong>Pihak dinas pekerjaan umum perumahan dan kawasan pemukiman melakukan cek lokasi jalan provinsi tepatnya di sawangan desa Kayu manis kecamatan Sindang Kelingi Amblas sepanjang puluhan meter

*Yusran : Minta Pemprov Serius Cari Solusi

Silampari Online,

Muat Lebih

REJANG LEBONG – Dinas pekerjaan umum perumahan dan kawasan pemukiman (PUPR) Kabupaten Rejang Lebong Jum,at pagi (15/3) melakukan pengecekan jalan provinsi. Tepatnya, di Desa Kayu Manis Kecamatan Sindang Kelingi yang menghubungkan ke Kecamatan Sindang Dataran yang amblas hampir setengah badan jalan sepanjang puluhan meter. Sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat untuk mobilisasi hasil pertanian masuk dan keluar menuju Kecamatan Sindang Dataran.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rejang Lebong Yusran ST mengatakan, dari amblasnya jalan tersebut maka sudah diputuskan untuk jalur alternatif untuk pengendara mobil yang menuju bengko hanya bisa melalui jalur alternatif.

” Kejadiannya, Kamis pagi sehingga kita pantau dan akan segera melaporkan kejadian ini ke pemerintah provinsi karena memang wewenang provinsi,” terang Yusran.

Dijelaskan Yusran, setelah peninjauan ini kita akan membuat laporan dan disampaikan ke pemerintah Provinsi Bengkulu. ” Kita akan antarkan sendiri laporan amblasnya jalan provinsi ini dengan pihak pemerintah provinsi cepat tanggap dan mencari solusi karena memang jalur tersebut merupakan akses utama sedangkan jalan alternatif, yaitu jalan lingkungan desa kayu manis milik kabupaten tapi masih berupa jalan pengerasan dan belum pernah diaspal. Ini jelas akan menyulitkan masyarakat tentunya, terutama akses dalam jalur keluar masuk hasil pertanian,” papar Yusran.

Terpisah camat Sindang Kelingi Firdaus Affandi SE mengatakan jalur alternatif ini mulai pagi kemarin sudah digunakan namun jalan ini jalan pengerasan, sehingga jika musim hujan tentunya jalan akan licin.

” Mudah-mudahan ada solusi dari pihak pemerintah Provinsi Bengkulu karena memang jika tidak segera dikerjakan tentunya mobilitas hasil pertanian akan lumpuh total belum lagi jalan pengerasan tersebut juga bisa menimbulkan kerusakan karena intensitas ini hujan saat ini masih tinggi,” kata Firdaus.

Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Rejang Lebong Basuki mengatakan, setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung membuat rambu-rambu longsor dan jalan tidak bisa dilalui termasuk di jalur alternatif.

” Tim juga sudah turun kelapangan dan sudah memasang rambu-rambu longsor dan dilarang melintas termasuk ada juga garis polisi, ” pungkas Basuki.(HS-06)