Akses Tiga Perusahaan Segera Diportal

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS– Lantaran tidak menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) yakni pembangunan jalan dalam Desa Anyar Kecamatan Muara Lakitan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) berencana akan memberikan tindakkan tegas dengan memortal terhadap akses tiga perusahaan tersebut.
“Pemkab akan segera pasang portal akses tiga perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya yakni merealisasikan CSR terdiri dari PT Lonsum, PT Dal dan PT Bina Sain Cemerlang (BSC),”jelas Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Adi Winata kepada Harian Silampari, Selasa (3/9) diruang kerjanya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, sebelumnya tiga perusahaan ini berjanji akan menyalurkan CSR dengan membangun jalan dalam Desa Anyar sepanjang empat kilometer.
“Panjang jalan Anyar yakni tujuh kilometer dan tiga kilometer diantaranya telah dibangun oleh Pemkab Mura,”terangnya.
Menurutnya, hingga 2018 berakhir dan tiga perusahaan tak kunjung menunaikan janjinya dengan merealisasikan CSR. Sehingga, bilamana tidak maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas dengan memasang portal jalan.
“Jalan tersebut berada ditengah Desa Anyar. Dimana, bila musim penghujan maka akan becek sebaliknya kalau musim kemarau berdebu. Makanya kami akan pasang portal besi untuk membatasi muatan, namun sekarang kami masih melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan terkait jalan tersebut,”paparnya.
Terlepas dari itu, dalam pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja. Akan tetapi juga dari pihak swasta khususnya perusahaan yang juga menggunakan jalan tersebut bahwa sebagai akses utama kendati jalan Desa.
“Intinya kita koordinasi terlebih dahulu karena jalan itu selain digunakan masyarakat juga menjadi akses utama tiga perusahaan mengangkut hasil kebun juga melintas akses itu. Sehingga, mari kita bersama-sama merawat dan membangunnya,”harapnya.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Anyar Kecamatan Muara Lakitan, Junaidi mengakui, tahun lalu warga sudah pernah melakukan aksi dengan menghentikan seluruh aktivitas perusahaan yang melintas diakses jalan tersebut. Namun warga dibenturkan dengan pekerja disana.
“Intinya silahkan Pemkab memortal akses tersebut. Jika ketiga perusahaan tidak mengindahkan peringatan untuk membangun akses jalan,”pungkasnya. (HS-03)