Amankan Pasangan Bukan Suami Istri

SILAMPARI ONLINE, 31 personil gabungan dari Polsek Baturaja Timur, Koramil 403-12 Baturaja, dan Sat Pol PP OKU menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) pada 8 November lalu. Razia ini membidik kafe, karaoke, taman kota, dan penginapan di kecamatan Baturaja Timur.

Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Zaldi SH MSi mengungkapkan, razia ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang resah dengan tempar malam. Tempat-tempat ini, kata Zaldi, diduga kuat menjadi tempat peredaran minuman keras (miras) dan narkoba. Sedangkan hotel terindikasi menjadi tempat prostitusi.

Muat Lebih

”Razia gabungan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman. Semoga, razia ini dapat menekan angka kriminalitas dan memperkecil potensi gangguan keamanan di kota Baturaja,” ujar Zaldi.

Razia pertama dilaksanakan di taman kota Baturaja. Hasilnya, sejumlah gelandangan atau pengemis berhasil diamankan. Mereka adalah Ro (10), warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat; Putra (21), warga Desa Tubohan, Kecamatan Semidang Aji; serta Sa (15), warga kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat. “Semuanya dibina,” kata Zaldi.

Kemudian, petugas mendatang sebuah karaoke di Kelurahan Sukajadi. Hasilnya, petugas mengamankan 18 botol kecil minuman keras dan lima botol besar minuman keras. Kemudian, kafe juga didatangi petugas.

Sebuah kafe di Jl A Yani Kemelak Bindung Langit tak luput dari razia. Di kafe ini, petugas berhasil mengamankan puluhan botol miras dan satu jerikgen tuak. “Termasuk peralatan karaoke diamankan petugas,” paparnya.

Selanjutnya, hotel di kelurahan Sukajadi juga menjadi target razia. Di hotel ini, petugas mengamankan tiga pasangan yang bukan suami istri. Mereka adalah Sis (23) dengan El (28); Hen (36) dengan San (26); serta pasangan Ren (23) dan Des (21).

Kemudian, petugas kembali mendatangi hotel lain di kelurahan Sukajadi. Di sini, petugas berhasil mengamankan pasangan bukan suami istri lau. Yaitu Men (27) dengan In (17). “Pasangan yang bukan suami isteri dan anak dibawah umur diserahkan ke Sat Pol PP untuk didata dan dibina sebelum dikembalikan kepada keluarga,” terang Zaldi.

Sumber : Okut Pos