oleh

Ancam Gorok Rekan Kerja, Karta Ditangkap Polisi

Silampari Online

MUSI RAWAS- Akibat melakukan tidak menyenangkan, Karta Sasmita (31) warga Desa Harapan Makmur (SP9 HTI) ditangkap anggota Polsek Muara Lakitan, Minggu (20/12) Sekitar Pukul 14.00 Wib.

Tersangka yang keseharian sebagai Operator Alat Berat PT MHP, diringkus diduga terlibat dengan perkara perbuatan tidak menyenangkan dengan cara mengacungkan sajam jenis pisau kepada, Joni Rahmad (30).

Diketahui, korban dan tersangka merupakan rekan kerja yakni sebagai Operator Alat Berat PT MHP, dilokasi CPT 27C1/WA1 Blok Subat Desa Harapan Makmur Kecamatan Muara Lakitan, Minggu (20/12) Sekitar Pukul 07.00 Wib.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, kejadian tersebut bermula, korban bersama rombongan Operator Alat Berat PT MHP berangkat dari Basecamp menuju lokasi tempat alat berat.

Setiba dilokasi ketika, korban hendak menuju ke alat berat yang hendak dikendarai untuk bekerja, tiba-tiba pelaku langsung menemui korban dan langsung mendorong korban sambil memegang sajam jenis pisau di tangan kanannya.

Kemudian pelaku mengacungkan senjata tajam tersebut ke arah leher korban sembari mengancam dengan mengatakan, “Kau Kusembeleh, Kau Ku Tujah,”.

Lalu, korban langsung terguling ke tanah dengan posisi telentang setelah itu RO datang dan langsung melerai kejadian tersebut.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan korban menuntut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Muara Lakitan, Iptu M Romi saat dikonfirmasi membenarkan adanya perkara tersebut dan tersangka sudah ditahan di Polsek.

“Benar, tersangka sudah kami tahan, saat ini masih kami proses lebih lanjut,”jelas M Romi, Senin (21/12).

Dikatakannya, sesuai dengan laporan polisi Lp/B- 36/XII/2020/Sumsel/Mura/Sek Lakitan, tanggal 20 Desember 2020.
Setelah menerima laporan dari korban tentang adanya pelaku yang tertangkap dan telah diamankan oleh penjaga keamanan PT MHP.

Kemudian, anggota untuk langsung datang ke TKP selanjutnya, tersangka berhasil diamankan beserta BB sajam jenis pisau bergagang kayu warna coklat, yang digunakan tersangka untuk melakukan penganiayaan. (Krs)