Andri : Semua Wilayah Berpotensi Konflik

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> Andri Affandi Komisioner KPU Lubuklinggau

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – KPU Kota Lubuklinggau menyatakan berdasarkan hasil pemetaan yang mereka lakukan tingkat kerawanan TPS di wilayah kota Lubuklinggau tergolong aman dan terkendali. Namun demikian, di seluruh wilayah tetap ada potensi rawan konflik.

Muat Lebih

Dikatakan Andri Affandi selaku Komisioner KPU Lubuklinggau Divisi SDM dan Hubal ketika diwawancarai Harian Silampari, Jumat (12/4).

“Tingkat kerawanan TPS tergolong aman dan terkendali, hal ini berdasarkan hasil monitoring kami ke PPK,”ujar Andri.

Meskipun begitu,lanjut Andri, potensi kerawanan tetap ada, namun tidak dalam kategori membahayakan. KPU, Bawaslu, Polres sudah melakukan mapping seluruh wilayah di Lubuklinggau dimana yang ada potensi kerawanan.

“Semua wilayah berpotensi konflik, termasuk di daerah perbatasan,

Dan potensi ini dipetakan meliputi karekteristik masyarakatnya, polarisasi dukungan caleg dan dari struktur kita sendiri,”ungkap mantan Presiden BEM STKIP PGRI Lubuklinggau ini.

Lanjutnya, KPU tinggal memperkuat struktur ditingkat bawah untuk memahami aturan pemilu. Serta pada saat pencoblosan, piha KPU menegaskan kepada struktur untuk bersikap netral dan menjaga integritas.

“Kami yakin jika struktur kami dibawah paham akan aturan dan bersikap netral potensi konflik tidak akan terjadi,” akunya.

Ia juga mengimbau kepada peserta Pemilu untuk dapat memberikan pemahaman kepada kontituen di tingkatan bawah untuk dapat menjaga kondisi ketertiban di TPS. “Jika ada kekeliruan dan jika struktur kami di bawah menyalahi aturan silahkan laporkan,”tegasnya.

Saat ditanyai mengenai isu Dapil Lubuklinggau Timur 1 dan 2 merupakan dapil neraka ? Andri menjelaskan, istilah Dapil neraka, asumsi yang dikembangkan di tengah masyarakat. Kemungkinan asumsi dari masyarakat, calon legislatif di Dapil 4 Lubuklinggau Timur I dan II ini merupakan kader potensial.

“Kesan dapil neraka tersebut bukan dipandang dari sudut negatif, tapi lebih pada kompetitif pertarungan di wilayah tersebut karena dari komposisi caleg disana merupakan kader terbaik partai,” pungkasnya. (HS-02)