Anggota Paskibra Empat Lawang Diberikan Pemahaman Bahaya Narkoba

SOSIALISASI : Kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba kepada anggota Paskibra Kabupaten Empat Lawang, di aula Hotel Kito Tebing Tinggi, Rabu (7/8/2019). foto Diah Silampari Online

Silampari Online
Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Empat Lawang, mendapat pemahaman tentang bahaya Narkoba langsung dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Empat Lawang. Kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba kepada anggota Paskibra Kabupaten Empat Lawang, ini digelar di aula Hotel Kito Tebing Tinggi, Rabu (7/8/2019) malam.

Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, AKBP Syahril melalui salah seorang penyuluh BNN Kabupaten Empat Lawang, Azhari SKep mengatakan, dalam sosialisasi anti Narkoba kepada anggota Paskibra Kabupaten Empat Lawang ini, BNN Kabupaten Empat Lawang menjadi narasumber untuk dapat memberikan pemahaman kepada anggota Paskibra yang akan bertugas mengibarkan bendera pada upacara detik-detik proklamasi 17 Agustus 2019 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Kita menyampaikan kepada adik-adik anggota Paskibra Kabupaten Empat Lawang, apa saja dampak negatif yang terjadi kepada seseorang jika menjadi pelaku penyalahgunaan Narkoba,” jelas Azhari.

Selesai menyampaikan bahaya dan dampak bagi para pengguna Narkoba, Azhari menyebut jika pihaknya berpesan kepada para anggota Paskibra Kabupaten Empat Lawang, jika menjumpai anggota keluarga dan atau tetangga yang sudah terlanjur menjadi pemakai Narkoba namun ada keinginan untuk sembuh dari segala pengaruh negatif Narkoba, segera mendatangi BNN Kabupaten Empat Lawang, untuk segera diobati.

“Jika ada keluarga, tetangga dan kerabat yang sudah menyalahgunakan narkoba, segera melapor ke BNN guna diobati, sebelum semakin parah dan terlambat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabuparen Empat Lawang, Drs HM Azhari menjelaskan, seluruh anggota Paskibra yang sudah terpilih, sudah dipastikan bebas Narkoba. Sebab, salah satu proses seleksi yang dijalankan yakni bebas Narkoba dengan terlebih dahulu menjalani tes urine. “Kita ingin menciptkan generasi muda yang bebas dari penyalahgunaan Narkoba,” tegasnya. (HS-05)