Anjing Liar Buat Resah

-288 Kasus Digigit Hewan Penular Rabies

Ilustrasi (Net).

Silampari Online,

REJANG LEBONG – Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, tahun ini akan melakukan eliminasi anjing liar secara selektif dalam upaya mencegah penularan penyakit rabies.

Muat Lebih

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Drh Firi Asdianto mengatakan kegiatan eliminasi ini tetap ada, namun dilakukan secara selektif karena tidak masuk dalam kajian ilmiah yang menyebabkan peningkatan kasus rabies dalam suatu wilayah.

“Eliminasi anjing liar sebagai hewan penular rabies, dilakukan berdasarkan permintaan dari warga di 15 kecamatan tempat keberadaan anjing liar menimbulkan keresahan,” Kata Firi.

Ia menjelaskan jumlah hewan penular rabies (anjing, kucing dan kera) di Rejang Lebong menurut pendataan tahun 2016 sekitar 40.000 namun, kini kemungkinan sudah bertambah banyak karena beberapa tahun belakangan tidak ada program eliminasi anjing liar.

Sementara jumlah kasus gigitan hewan penular rabies di 15 kecamatan di Rejang Lebong, menurut dia, sepanjang 2018 meningkat menjadi 288 kasus dari 177 kasus pada 2017 berdasarkan laporan petugas kesehatan dari 21 Puskesmas.

“Walaupun kasusnya meningkat tetapi tidak ada korban meninggal dunia atau yang dinyatakan positif tertular rabies,”pungkasnya.(HS-06)